Diduga Cabuli 2 Muridnya, Guru SD di Jombang Ditangkap Polisi

Kompas.com - 09/10/2018, 19:21 WIB
KHS (36), Guru SDN terduga pelaku kasus pencabulan terhadap 2 anak SD, didampingi Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi (kiri) dan Kasubbag Humas Polres Jombang, Iptu Sarwiaji (Kanan). KOMPAS.com/Moh. SyafiiKHS (36), Guru SDN terduga pelaku kasus pencabulan terhadap 2 anak SD, didampingi Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi (kiri) dan Kasubbag Humas Polres Jombang, Iptu Sarwiaji (Kanan).

JOMBANG, KOMPAS.com - Polres Jombang, Jawa Timur, menangkap KHS (36), guru di salah satu SD Negeri di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Ia ditangkap karena diduga mencabuli dua muridnya.

"Ditangkapnya kemarin, hari Senin, di rumahnya," ungkap Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi, Selasa (09/10/2018).

Gatot mengungkapkan, beberapa waktu lalu, polisi menerima laporan pencabulan tersebut.

"Korbannya dua orang. Untuk sementara waktu masih dua orang, kemungkinan (jumlah) korban bertambah masih bisa. Kita lihat nanti hasil penyelidikan," ujarnya.

Baca juga: Diiming-Imingi Uang Rp 5 Ribu, 2 Bocah Jadi Korban Pencabulan

Kedua korban, lanjut Gatot, saat ini duduk di kelas 1 SMP. Pencabulan oleh KHS dilakukan saat korban duduk di kelas 6 SD. 

"Dilakukan sejak bulan tiga (Maret) tahun 2017. Satu korban ada yang dicabuli 9 kali, yang satunya dicabuli 10 kali. Saat itu korban masih kelas 6 SD," ungkap Gatot.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat perbuatannya, guru PNS asal Mojoagung tersebut ditahan di Mapolres Jombang.

Dia dijerat pasal 82 Undang-undang 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.