Kompas.com - 09/10/2018, 14:12 WIB
Teuku Ahmad Dadek, Kepala BPBA menerima sumbangan dendeng dan ikan keumamah dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Wildan di ruang Aula Kantor BPBA di Banda Aceh,  Selasa (09/10/18). KOMPAS.COM/RAJA UMARTeuku Ahmad Dadek, Kepala BPBA menerima sumbangan dendeng dan ikan keumamah dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Wildan di ruang Aula Kantor BPBA di Banda Aceh, Selasa (09/10/18).

BANDA ACEH, KOMPAS.com- Untuk membantu meringankan beban para korban gempa dan tsunami Palu, masyarakat Aceh antusias untuk menyumbangkan berbagai bantuan, baik berupa dana maupun makanan khas Aceh seperti dendeng, ikan keumamah, dan kopi.

“Tidak hanya bantauan dana yang sudah berhasil kami galang untuk korban gempa dan tsunami, makanan khas Aceh juga sudah terkumpul di BPBD untuk disalurkan ke Palu,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek, Selasa (09/10/18).

Menurut Dadek, penggalangan dana dilakukan BPBD bersama Forum PRB Aceh, ACT, Rapi Aceh, Forum LSM Aceh, Alumni BRR NAD-Nias, dan Yayasan Beudoh Gampong. Sejak dua hari pascagempa dan tsunami sudah terkumpul dana sebesar Rp 530.336.400 juta, tercatat dari 268 orang penyumbang .

“Hingga hari ini dana sudah terkumpul Rp 500 juta lebih dan penggalangan donasi untuk Palu kami buka sampai dengan tanggal 22 mendatang,” katanya.

Baca juga: Balai Kota Dibuka untuk Posko Penampungan Bantuan Gempa Donggala Palu

Donasi untuk korban gempa dan tsunami Palu yang sudah terkumpul itu direncanakan akan digunakan untuk pembangunan sebuah masjid yang hancur akibat gempa dan tsunami di Palu.

“Rencananya donasi ini akan kami sumbangkan untuk pembangunan sebuah mesjid yang hancur akibat gempa dan tsunami. Mudah-mudahan donasi terus bertambah,” jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara makanan khas Aceh yaitu dendeng dan ikan keumamah yang disumbangkan dari berbagai kalangan di Banda Aceh hingga hari ini sudah terkumpul sebanyak 200 kotak atau seberat 70 puluh kilogram.

Ikan keumamah dan dendeng ini disumbang untuk korban gempa, karena bisa tahan lama. Sejarahnya orang Aceh dulu saat perang menyimpan ikan keumamah dan dendeng, artinya dalam berbagai kondisi bisa dimakan,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X