Jemput Warga Garut dari Palu, Wabup Usul Ada Diskon Ongkos Pesawat

Kompas.com - 09/10/2018, 06:44 WIB
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman didampingi Sekretaris Komisi D DPRD Garut Karnoto mendengarkan cerita warga Garut yang tinggal di Palu, Senin(8/10/2018) malam Kompas.com/Ari Maulana KarangWakil Bupati Garut Helmi Budiman didampingi Sekretaris Komisi D DPRD Garut Karnoto mendengarkan cerita warga Garut yang tinggal di Palu, Senin(8/10/2018) malam

GARUT, KOMPAS.com - Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengusulkan agar maskapai yang melayani penerbangan ke Palu, Sulawesi Tengah, bisa memberi diskon kepada korban gempa dan tsunami di Palu.

"Iya, kalau bisa ada diskon, bisa meringankan juga," kata Helmi sambil tersenyum saat menerima kedatangan 20 warga Garut yang berhasil dipulangkan Pemkab Garut, Senin (8/10/2018) malam.

Helmi menuturkan, sampai saat ini saja Pemda Garut telah memulangkan 158 orang warga Garut dari Palu. Selasa (9/10/2018) pagi, satu rombongan berjumlah 15 orang juga akan tiba di Garut.

"Kalau nunggu penerbangan pakai pesawat Hercules kan lama, karena banyak yang mau naik, makanya kita pakai pesawat komersial," katanya.

Baca juga: Kebijakan Khusus Menteri Agama untuk IAIN Palu yang Rusak Akibat Gempa

Helmi sendiri belum bisa memastikan berapa jumlah warga Garut yang ada di Palu. Saat ini, Pemda Garut terus melakukan pendataan dan memantau warga Garut di Palu dan sekitarnya.

"Kita sudah buka posko di Bandara Soekarno Hatta dan Halim. Di Garut, kita buka posko pengaduan bagi masyarakat yang keluarganya masih ada di Palu dan ingin pulang," ujarnya.

Menurut Helmi, Pemkab akan terus melakukan pemantauan hingga nantinya bisa dipastikan semua warga Garut sudah aman.

"Alhamdulilah, warga Garut tidak sampai ada yang jadi korban jiwa, semua selamat," katanya.

Meski dalam kondisi sehat, Helmi melihat warga Garut yang dipulangkan mengalami trauma. Makanya, pihaknya akan melakukan pendampingan psikologis bagi mereka.

Sebanyak 20 orang warga Garut tiba di kampung halaman pada Senin (8/10/2018) malam dengan menumpangi pesawat tujuan Bandung. Dari Bandung, mereka diangkut menggunakan bus menuju kantor Bupati Garut.

Baca juga: 4 Fakta di Balik Kasus Penjarahan di Palu, Pelaku Bukan Korban hingga DItembak Polisi

Sesampainya di kantor bupati, mereka pun diterima Wakil Bupati Garut dan kemudian menjalani pemeriksaan dan pendataan. Setelah selesai, mereka pun langsung diangkut oleh camat yang akan mengantar mereka sampai rumah.

"Yang sekarang tiba, dari enam kecamatan yaitu, Bayongbong, Garut Kota, Samarang, Pamengpeuk, Sukaresmi dan Limbangan, sekarang langsung dijemput camatnya," jelas Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika, Riky Darajat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X