Luhut dan Sri Mulyani Tegaskan Acara IMF Tak Gunakan Dana Gempa - Kompas.com

Luhut dan Sri Mulyani Tegaskan Acara IMF Tak Gunakan Dana Gempa

Kompas.com - 08/10/2018, 22:03 WIB
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Direktur IMF Christine Lagarde, Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat mengunjungi korban gempa di Lombok Barat, Senin (8/10/2018).KOMPAS.com/ FITRI RACHMAWATI Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Direktur IMF Christine Lagarde, Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat mengunjungi korban gempa di Lombok Barat, Senin (8/10/2018).

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa kegiatan Internasional Monetary Fund (IMF)-Word Bank (WB) di Nusa Dua Bali, 8 hingga 14 Oktober mendatang, sama sekali tidak terkait dengan dana bencana baik di Lombok maupun Palu dan Donggala.

Pernyataan itu mereka sampaikan saat mengunjungi korban gempa di Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Senin (8/10/2018).

Sri Mulyani meminta agar pihak tertentu tidak mengaduk-aduk perasaan masyarakat yang tengah dilanda bencana dengan pernyataan provokatif.

Sri mengatakan, ada pertanyaan apakah dengan IMF-WB di Bali, uangnya habis untuk kegiatan tersebut?

“Itu tidak sama sekali, di sana Pak Luhut sudah menyampaikan anggaran sudah dilakukan dan dilaksanakan secara hati-hati. sedangkan kos untuk anggaran untuk bencana adalah pos tersendiri yang kita kelola, jadi tidak ada dan tidak boleh orang kemudian mencoba mengaduk-aduk perasaan masyarakat yang terkena gempa dengan seolah-olah membuat pernyataan provokatif,” kata Sri Mulyani.

"Seolah-olah membuat pernyataan bahwa kita buat acara di Bali, dan oleh karena itu uang untuk Lombok habis di Bali, itu sama sekali tidak benar," tegas Sri kembali.

Baca juga: Kubu Prabowo Minta Biaya Pertemuan IMF-Bank Dunia Dialihkan untuk Korban Bencana

Sri Mulyani juga menegaskan bahwa pelaksanaan acara IMF di Bali tidak akan menghabiskan anggaran untuk pemulihan Lombok ataupun Palu. Anggaran untuk Lombok tetap ada, demikian juga untuk Palu dan Donggala.

Penjelasan Luhut dan Sri Mulyani itu untuk menjawab pernyataan sejumlah kalangan, termasuk anggota DPR RI, Fahri Hamzah, yang menilai pertemuan IMF-WB di Bali itu sebagai pemborosan atau tidak menunjukkan penghematan di tengah bencana yang dialami masyarakat Lombok, Palu dan Donggala.

Baca juga: SBY Sarankan Pertemuan IMF-Bank Dunia Jadi Forum Fundraising untuk Korban Bencana


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X