Juru Parkir Tewas Terkena Peluru Nyasar, Kapolda Sumsel Sebut Polres Ogan Ilir Langgar SOP

Kompas.com - 08/10/2018, 19:13 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memberikan keterangan terkait peluru nyasar yang menewaskan Ariansyah alias Ari (23) seorang juru parkir, Senin (8/10/2018). KOMPAS.com/ Aji YK PutraKapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memberikan keterangan terkait peluru nyasar yang menewaskan Ariansyah alias Ari (23) seorang juru parkir, Senin (8/10/2018).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat ini sedang menindaklanjuti kasus peluru nyasar yang menewaskan Ariansyah alias Ari (23) dalam penggerebekan oleh Polsek Pemulutan, Polres Ogan Ilir.

Zulkarnain mengatakan, penggerebekan yang berlangsung di Jalan KH Azhari Lorong Alkausar 7 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, merupakan di luar wilayah hukum Polres Ogan Ilir.

Dari Standar Operasional Prosedur (SOP) kepolisian pun, kata Zulkarnain, semestinya Polsek Pemulutan meminta izin ke Polresta Palembang untuk pendampingan ketika hendak melakukan penangkapan.

“Memang tidak ada koordinasi dengan Polresta Palembang, jelas SOP juga sudah dilanggar. Semestinya, dari Polres Ogan Ilir harus izin masuk wilayah dan didampingi oleh Polresta Palembang saat penggerbekan,” kata Zulkarnain, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Gerebek Pelaku Pembunuhan, Sebab Juru Parkir Tewas Kena Peluru Nyasar

Terkait peluru yang menewaskan Ari, Zulkarnain masih akan menunggu hasil dari uji balistik terhadap peluru yang bersarang di tubuh korban. Hasil tersebut nantinya menjadi bukti siapa pemilik proyektil tersebut.

“Kalau polisi mengaku itu pelurunya enak, langsung saya proses. Tapi kan ini belum ada yang mengaku, jadi kita tunggu hasil lab saja. Kalau kelalaian menghilangkan nyawa orang lain pastinya ada sanksi kepada polisi, baik itu pidana ataupun sidang disiplin. Sekarang masih didalami dulu,” ujarnya.

Baca juga: Juru Parkir Tewas Tertembak Saat Polisi Tangkap Buronan Kasus Pembunuhan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X