Tarik Ulur Sekda Kota Bandung, Ridwan Kamil Tunggu Arahan Kemendagri

Kompas.com - 08/10/2018, 16:44 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (8/10/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (8/10/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku akan menunggu arahan dari Kemendagri menyikapi polemik pelantikan Benny Bachtiar sebagai Sekretaris Daerah Kota Bandung.

"Sesuai aturan saja, Pak Oded kan kirim surat-suratnya sedang di-forward ke Kemendagri, saya tunggu balasan Kemendagri. Jadi seorang gubernur itu perwakilan pusat di daerah. Karena ini keputusannya bukan di gubernur, dari Kemendagri. Maka saya tunggu keputusan Kemendagri. Karena ada surat menyurat lagi ya saya tunggu itu saja," kata Ridwan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (8/10/2018).

Pria yang akrab disapa Emil itu menegaskan tak menyelipkan kepentingan apapun dalam proses penunjukan Benny Bachtiar sebagai Sekda Kota Bandung.

"Jadi jangan berspekulasi macam-macam. Saya tidak ada kepentingan apa-apa. Yang saya junjung tinggi adalah peraturan, jadi saya tunggu surat balasan Kemendagri terhadap surat dari Mang Oded gitu. Jangan diperpanjang ke yang macam-macam," tuturnya.

Baca juga: Kemendagri Minta Oded Lantik Sekda Kota Bandung meski Banyak Penolakan

Diberitakan sebelumnya, pemilihan Benny Bachtiar sebagai Sekda Kota Bandung menuai polemik.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri, Soni Sumarsono angkat suara soal masalah itu.

Ia meminta Wali Kota Bandung Oded M Danial segera melantik Benny Bachtiar sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung definitif.

Hal itu sesuai Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri nomor 821/7288/SJ.

“Bagi KDh (kepala daerah) yang tahu etika pemerintahan dan memahami poros pemerintahan yang harus tegak lurus dari pusat hingga ke desa, maka yang dilakukan harusnya melaksanakan apa yang telah menjadi kebijakan,” kata Soni saat dihubungi, Minggu (7/10/2018).

Soni mengatakan, Kemendagri belum pernah menganulir dan mengganti nama Sekda terpilih yang telah ditetapkan dalam surat keputusan.

“Selama ini belum pernah ada kepala daerah, apalagi tingkat kabupaten/kota, yang meminta menganulir kebijakan yang telah diambil pemerintah pusat dalam urusan personel,” akunya.

Baca juga: Alasan Oded Tolak Lantik Sekda Kota Bandung Hasil Lelang Jabatan

Soni menganjurkan Oded berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jika bersikukuh ingin menganulir dan mengganti nama sekda.

“Suratnya silakan diajukan melalui gubernur. Hindari langkah-langkah subordinasi,” imbuhnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Pelantikan Kepala Sekolah Tak Patuhi Protokol Covid-19, Pemkot Surabaya Minta Data Peserta

Viral Pelantikan Kepala Sekolah Tak Patuhi Protokol Covid-19, Pemkot Surabaya Minta Data Peserta

Regional
1.098 Warga Maluku Gagal Berangkat, Kakanwil Kemenag: Semua Harus Bersabar

1.098 Warga Maluku Gagal Berangkat, Kakanwil Kemenag: Semua Harus Bersabar

Regional
Sempat Hilang, 11 Pemancing di Perairan Pangkep Ditemukan Selamat

Sempat Hilang, 11 Pemancing di Perairan Pangkep Ditemukan Selamat

Regional
Detik-detik Warga Dianiaya Oknum TNI di Posko Covid, Pelaku Diduga Mabuk, Korban Sempat Lapor tapi Tak Direspons

Detik-detik Warga Dianiaya Oknum TNI di Posko Covid, Pelaku Diduga Mabuk, Korban Sempat Lapor tapi Tak Direspons

Regional
Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Calon Jemaah: Saya Bersyukur Ditunda karena Situasi Seperti Ini

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Calon Jemaah: Saya Bersyukur Ditunda karena Situasi Seperti Ini

Regional
Dianggap Sebar Hoaks Corona, 2 Warga Disanksi Tempel Permintaan Maaf di 3 Kecamatan

Dianggap Sebar Hoaks Corona, 2 Warga Disanksi Tempel Permintaan Maaf di 3 Kecamatan

Regional
Costumer Service Bank Swasta di Kota Tegal Positif Corona ,131 Karyawan Jalani 'Rapid Test'

Costumer Service Bank Swasta di Kota Tegal Positif Corona ,131 Karyawan Jalani "Rapid Test"

Regional
Update Covid-19 Maluku: Tambah 9 Pasien Positif Setelah 2 Hari Nihil Kasus

Update Covid-19 Maluku: Tambah 9 Pasien Positif Setelah 2 Hari Nihil Kasus

Regional
Sabang Mulai Buka Tempat Wisata dan Transportasi Laut

Sabang Mulai Buka Tempat Wisata dan Transportasi Laut

Regional
Obat Corona yang Didapatkan Pemprov Maluku dari China Hanya untuk Pasien Gejala Ringan

Obat Corona yang Didapatkan Pemprov Maluku dari China Hanya untuk Pasien Gejala Ringan

Regional
Angka Reproduksi Covid-19 di Jabar Terus Menurun

Angka Reproduksi Covid-19 di Jabar Terus Menurun

Regional
Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Regional
BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

Regional
Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Regional
8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X