KPK Kembali ke Kota Malang dan Sempat Pinjam Ruangan Polisi

Kompas.com - 08/10/2018, 15:32 WIB
Ilustrasi KPK. Tribun Jabar/Gani KurniawanIlustrasi KPK.

MALANG, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Kota Malang, Senin (8/10/2018).

Belum diketahui kegiatan penyidik antirasuah itu. Apakah mengembangkan kasus yang sudah bergulir atau melakukan penyelidikan terhadap kasus baru.

Kedatangan penyidik KPK di Kota Malang dibenarkan oleh Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri. Perwira menengah Polri itu mengatakan, penyidik KPK sempat meminjam salah satu ruangan di Mapolres Malang Kota untuk rapat.

"Pinjam ruangan untuk rapat. Kita tidak tahu kegiatannya apa," katanya.

KPK meninggalkan Mapolres Malang Kota untuk memulai kegiatannya sekitar pukul 11.30 WIB.

Asfuri mengatakan, pihaknya menugaskan sebanyak enam personelnya untuk mengawal agenda penyidik KPK di Kota Malang.

Baca juga: KPK Panggil 8 Tersangka Mantan Anggota DPRD Kota Malang

Namun hingga saat ini belum diketahui agenda penyidik KPK di Kota Malang.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah belum merespons upaya konfirmasi terkait kegiatan penyidik KPK di Kota Malang.

Sementara itu, saat ini KPK tengah menangani sejumlah kasus di Kota Malang. Salah satunya adalah kasus suap pembahasan APBD Perubahan Kota Malang tahun anggaran 2015. Kasus suap itu telah menyeret sebanyak 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang.

Kondisi itu sempat membuat lembaga legislatif di Kota Malang lumpuh karena ditinggal sebagian besar anggotanya.

Baca juga: KPK Panggil Dua Tersangka Mantan Anggota DPRD Kota Malang

Selain 41 anggota DPRD, kasus yang sama juga sudah menyeret mantan Wali Kota Malang M Anton dan Jarot Edi Sulistiyono yang merupakan salah satu kepala dinas di Kota Malang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X