Pesan dari Tebuireng untuk Lawan Hoaks, Saring Sebelum "Sharing"

Kompas.com - 07/10/2018, 18:07 WIB
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, didampingi pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang, KH. Salahuddin Wahid dan Kadiv Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera, di Pesantren Tebuireng Jombang, Minggu (7/10/2018). KOMPAS.com/Moh. SyafiiKapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, didampingi pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang, KH. Salahuddin Wahid dan Kadiv Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera, di Pesantren Tebuireng Jombang, Minggu (7/10/2018).

JOMBANG, KOMPAS.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menggelar pertemuan tertutup dengan Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid, dan jajaran pengasuh Pesantren Tebuireng di sela ziarah ke makam pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari, dan Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Pesantren Tebuireng Jombang, Minggu (7/10/2018).

Luki mengungkapkan, salah satu bahasan dalam pertemuan dengan pria yang akrab disapa Gus Sholah tersebut adalah terkait perkembangan persebaran konten hoaks yang beredar melalui media sosial (medsos).

"Saya tadi menyampaikan kepada Pak Kiai (Gus Sholah), masalah hoaks memang menjadi bahaya yang perlu kita atasi bersama," ujar Kapolda Jatim.

Baca juga: Ini 8 Hoaks Seputar Gempa dan Tsunami Sulteng, Jangan Disebarkan

Persebaran konten hoaks pada saat ini, lanjut dia, sudah masuk pada taraf membahayakan. Oleh karena itu, masyarakat perlu bersatu untuk menangkal persebaran konten-konten hoaks.

"Untuk masyarakat Jawa Timur, para insan media, hoaks ini sangat luar biasa dan kita jangan sampai terpancing," ucap Luki.

Polda Jawa Timur beberapa hari lalu menangkap dua orang akibat menyebarkan konten hoaks terkait bencana alam di Pulau Jawa. Keduanya berasal dari Surabaya dan Sidoarjo yang menyebarkan hoaks lewat akun medsos masing-masing.

"Kami berusaha ungkap penyebaran hoaks masalah bencana, dan di Jawa Timur sudah ada dua yang kami tangkap dan sekarang diproses," ungkap Luki.

Baca juga: 3 Fakta Nasib Penyebar Hoaks, Ratna Sarumpaet hingga Ibu Rumah Tangga di Sidoarjo

Meski sudah berhasil mengamankan beberapa orang penyebar konten-konten hoaks, Luki menyatakan pemantauan terhadap penyebaran konten-konten hoaks, baik terkait bencana ataupun Pemilu 2019 terus dilakukan oleh jajaran Polda Jatim.

Polda Jatim, melalui tim cyber troops terus melakukan pemantauan konten-konten yang beredar melalui medsos. "Kita tetap melakukan patroli cyber, tim kita terus melakukan monitoring," tandasnya.

Jangan asal berbagi

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Ber-Lebaran lewat 'Video Call', Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Ber-Lebaran lewat "Video Call", Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X