Polisi: Pungli Uji Kir di Dishub Rembang Berlangsung sejak 2013

Kompas.com - 06/10/2018, 11:16 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan


SEMARANG, KOMPAS.com - Praktek pungutan liar (pungli) terkait uji kir kendaraan bermotor yang diduga bermasalah, terjadi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Petugas Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah mengamankan dua orang pegawai yang diduga melakukan praktek pungutan liar di Dinas Perhubungan Rembang.

Bersama itu, petugas mengamankan uang tunai Rp 21,2 juta, hingga buku tabungan milik pegawai yang ditangkap tangan. Dua orang yang ditangkap yaitu SA sebagai master uji dan W sebagai kasir.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Agus Triatmaja mengatakan, dua orang itu diduga melakukan pungutan liar dengan menawarkan jasa pembayaran pendaftaran uji kir kendaraan dengan tarif yang jauh lebih besar dari yang ditentukan.

Baca juga: Lakukan Pungli Uji Kir, Dua Pegawai Dishub Diamankan

Pegawai itu juga diduga dapat menjanjikan kelolosan jika kendaraan tidak lolos uji kir, namun dengan imbalan tertentu.

"Mereka meluluskan permohonan uji kir meski kelengkapan kendaraan tidak memenuhi persyaratan, dengan syarat membayar sejumlah uang tertentu," kata Agus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Besaran pembayaran yang diserahkan melalui master uji inisial SA bervariasi mulai Rp 100.000 sampai Rp 500.000.

"Tarif itu jauh di atas ketentuan retribusi pengujian kendaraan bermotor," ujar Agus.

Agus menerangkan, berdasarkan tarif resmi, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010, biaya uji kir paling sedikit Rp 58.500 dan paling banyak Rp 64.500.

Tarif pembayaran tersebut juga telah meliputi biaya retribusi, buku uji, stiker samping, plat uji, dan uji emisi.

Baca juga: Setelah Tampar Siswa Inklusi, Kepala SMK Didemo karena Pungli

Petugas kepolisian, sambung Agus, masih terus mengembangkan perkara ini. Diduga praktek pungli terkait uji kir tersebut telah berlangsung sejak tahun 2013 lalu.

"Uang pungli yang diamankan Rp 21,2 juta dan dapat berkembang karena kegiatan diduga dilaksanakan sejak tahun 2013," tambah dia.

Dua pegawai yang terkena OTT ini akan disangka dengan Pasal 12 Huruf e atau Pasal 12 Huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan diganti menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X