Sebar Hoaks Bencana Sulsel, Siswi SMK di Jeneponto Diamankan Polisi

Kompas.com - 05/10/2018, 18:57 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

MAKASSAR, KOMPAS.com – Seorang siswi SMK di Kabupaten Jeneponto berinisial AIS (17) diamankan unit Cyber Crime Polda Sulsel

Ia ditangkap karena menyebarkan kabar hoaks di akun facebook dan whatsapp-nya yang berisi akan terjadi bencana di Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (28/9/2018) malam. 

Isi kabar hoaks yang disebarkan AIS yakni "BuatWargaMakassarWasapadalahSmgaPrivenaiKtaJauhDriMusibahInYaAllahAminn".

Selain itu, AIS mengunggah gambar dengan isi imbauan warga Sulsel agar tidak terlalu nyenyak tidur dikarenakan bendungan bili-bili retak akibat gempa.

Baca juga: Polda Sulsel Selidiki Kabar Hoaks soal 84 Anak Korban Bencana Sulteng Siap Diadopsi

Unit Cyber Crime Polda Sulsel yang melihat postingan tersebut langsung melacak dan mendeteksi pelaku penyebar hoaks dari Kabupaten Bantaeng.

Setelah menyebarkan kabar hoaks tersebut, nomor telepon AIS sempat tidak aktif lagi. Namun terus dilakukan pelacakan nomor whatsapp dan terdeteksi di Kabupaten Jeneponto.

Setibanya di lokasi, polisi kemudian mengamankan AIS yang sedang bertugas magang di Pengadilan Negeri Jeneponto, Rabu (3/10/2018).

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/10/2018) mengatakan, AIS telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran kabar bohong.

Namun karena masih berusia di bawah umur dan masih status pelajar kelas 3 SMK di Kabupaten Jeneponto, tersangka tidak dilakukan penahanan.

“Tersangka mengaku melihat postingan teman sekolahnya di grup whatsapp pemuda-pemudi hijrah terkait gambar dengan tulisan imbauan warga Sulsel agar tidak terlalu nyenyak tidurnya dikarenakan Bendungan Bili-bili retak akibat gempa," ucapnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X