Polda Sulsel Selidiki Kabar Hoaks soal 84 Anak Korban Bencana Sulteng Siap Diadopsi

Kompas.com - 05/10/2018, 13:41 WIB
Ilustrasi hoaks ThinkstockIlustrasi hoaks

MAKASSAR, KOMPAS.com – Beredar luas, pesan berantai yang menyebutkan bahwa 84 anak korban bencana Sulawesi Tengah (Sulteng) yang ditampung di Yayasan Akar Panrita Mamminasata dan RSUD Daya siap diadopsi.

Kabar ini juga beredar luas di media sosial. Kabar itu berbunyi, “Bantu share dari grup sebelah. Siapa tau ada yang keluarga ta yang mengadopsi anak dari Palu, ada 100 lebih anak bayi di tempat penampungan di Antang. Korban gempa Palu yang sudah tidak ada orang tuanya”.

Manajemen RSUD Makassar langsung mengklarifikasi kabar tersebut dan mengunggahnya di media sosial tertanggal 4 Oktober 2018.

Dalam postingan klarifikasi itu, akun RSUD Makassar menyebutkan bahwa kabar itu adalah hoaks. Berikut isi klarifikasi tersebut.

Kami ucapkan terima kasih kepada semua yang telah memberikan bantuan bagi para korban dan keluarga korban bencana Palu, Donggala dan Sigi yang dirawat di RSUD Kota Makassar. Perlu kami sampaikan mengenai beredarnya informasi yang mengatakan bahwa banyak anak-anak korban bencana yang dirawat di RSUD Kota Makassar (RS Daya) yang mau diadopsi itu adalah informasi yang tidak benar.

Baca juga: Seorang Wanita Ditangkap, Diduga Sebar Hoaks Gempa dan Tsunami di Sumbawa

Kami sampaikan kepada siapa saja untuk tidak memberikan informasi yang tidak benar berkaitan dengan korban yang ada di RSUD Kota makassar.

Dapatkan informasi yang benar mengenai penanganan korban di RSUD Kota Makassar melalui Media Center yang kami tempatkan di depan UGD RSUD Kota Makassar,Tks.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani yang dikonfirmasi terkait kabar banyak anak korban bencana Sulteng siap diadopsi, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Bareskrim Mabes Polri bersama Polda Sulsel masih melakukan penyelidikan terkait berita-berita hoaks terkait bencana di Sulawesi. Termasuk juga dengan berita hoaks tentang banyaknya anak korban bencana Sulteng yang siap diadopsi masih ditelusuri,” katanya.

Baca juga: Perang Melawan Hoaks, Ratna Sarumpaet Tersangka, hingga Polisi Tangkap 8 Pelaku

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Regional
Hitam Merah Kota Surabaya

Hitam Merah Kota Surabaya

Regional
PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Regional
Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

Regional
Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal, Satu Kampung Rapid Test, Ini Hasilnya

Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal, Satu Kampung Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X