Polisi Ringkus Rampok Spesialis Nasabah Bank, Aksinya Sempat Viral

Kompas.com - 05/10/2018, 09:40 WIB
Polisi melakukan rekonstruksi penangkapan tiga anggota kawanan rampok spesialis nasabah bank saat tengah membuntuti calon korbannya, Kamis (4/10/2018).KOMPAS.com/ FARIDA FARHAN Polisi melakukan rekonstruksi penangkapan tiga anggota kawanan rampok spesialis nasabah bank saat tengah membuntuti calon korbannya, Kamis (4/10/2018).

 

KARAWANG, KOMPAS.com-Polres Karawang meringkus kawanan perampok spesialis nasabah bank di flyover Ahmad Yani Karawang. Penangkapan ini sempat membuat geger masyarakat lantaran diduga penyergapan teroris.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengungkapkan, pihaknya menangkap 3 anggota kawanan perampok spesialis nasabah bank, yakni AD, G, dan A, Rabu (3/10/2018).

Mereka merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan senpi. Sementara 4 lainnya masih menjadi buron polisi alias DPO.


"Kawanan ini beraksi tiga kali, dua di Karawang dan satu kali di Cianjur," ujar Slamet saat rekonstruksi penangkapan kawanan perampok tersebut di Bank BJB Karawang, Kamis (4/10/2018).

Penangkapan tersebut, kata dia, berawal dari laporan dari masyarakat yang menjadi korban perampokan sebesar Rp 200 juta usai mengambil uang dari bank. Polisi kemudian menyelidiki kasus tersebut.

"Mereka diringkus saat akan beraksi di flyover Ahmad Yani. Mereka tengah membuntuti korbannya," katanya.

Baca juga: Lagi-lagi Rampok Beraksi di Toko Apple yang Ramai

Sebelum beraksi, kata dia, para pelaku berbagi tugas mulai dari mengintai korban saat mengambil uang di bank, menguntit, hingga melancarkan aksi curas dengan pecah kaca atau perampasan paksa.

Selain menangkap pelaku yang kerap beraksi dengan modus pecah kaca itu, polisi juga mengamankan satu mobil dan tiga sepeda motor.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kawanan perampok ini disangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Sempat Viral

Pembekukan kawanan perampok tersebut sempat viral di media sosial Facebook. Warga yang kebetulan melintas di flyover Ahmad Yani turut mengerubungi petugas. Sebagian di antaranya mengabadikan aksi polisi.

Bahkan, awalnya warga menduga itu merupakan penangkapan terduga teroris. Polisi kemudian mengklarifikasi bahwa saat itu tengah menangkap para pelaku curas.

Kompas TV Pelaku kini menjalani pemeriksaan psikologi di Polda Banten.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

Regional
Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Regional
Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Regional
Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Regional
Kasus 'Bupati Biadab', Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Kasus "Bupati Biadab", Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Regional
Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Regional
Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Regional
Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Regional
Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Regional
Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Regional
BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Regional
Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Regional
Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Regional
Close Ads X