Kompas.com - 04/10/2018, 23:29 WIB
Sidang lanjutan kasus dugaan candaan bom dalam pesawat Lion Air JT 687 dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa yang digelar di PN Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (4/10/2018) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANSidang lanjutan kasus dugaan candaan bom dalam pesawat Lion Air JT 687 dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa yang digelar di PN Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (4/10/2018)

MEMPAWAH, KOMPAS.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Mempawah menuntut terdakwa Frantinus Nirigi (FN) 8 bulan penjara atas kasus dugaan candaan bom dalam pesawat Lion Air JT 687 di Pengadilan Negeri Mempawah, Kamis (4/10/2018).

Tuntutan tersebut dibacakan Erik Cahyo dalam sidang yang dihadiri majelis hakim, terdakwa, dan kuasa hukum terdakwa.

Dalam tuntutannya, Erik menyebutkan, dakwaan bersifat subsidair, yaitu menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 437 Ayat 1 UU No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Dalam dakwaan subsidiair, terdakwa juga memenuhi unsur-unsur setiap orang dan menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan.

Baca juga: Eksepsi Ditolak, Kuasa Hukum FN Minta Pramugari Lion Air Dihadirkan

"Unsur setiap orang mengandung arti bahwa pelaku tindak pidana adalah berupa orang yang dapat dituntut sebagai subyek hukum atas tindak pidana yang didakwakan, yang mampu mempertanggung jawabkan perbuatannya dan tidak ditemukan adanya alasan pemaaf dan pembenar," ujar Erik.

Kemudian, unsur menyampaikan lnformasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan.

Berdasarkan keterangan para saksi, ahli, dan petunjuk diperoleh fakta, dalam pesawat Lion Air JT-687, terdakwa FN meletakan tas di kabin bagian atas bagasi nomor 3 dan 4 DEF dengan mengatakan "awas di dalam tas ada bom" kepada saksi Cindy Veronika Muaya yang merupakan pramugari.

"Dengan demikian unsur menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan telah terpenuhi," jelasnya.

"Oleh karena dakwaan telah terbukti secara sah dan meyakinkan maka kami jaksa penunut umum dalam perkara ini berkeyakinan bahwa terdakwa FN terbukti sah dan meyakinkan bersalah," tambahnya.

Erik meminta majelis hakim membebaskan terdakwa dari dakwaan primair dan menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan dalam dakwaan subsidair.

Baca juga: Eksepsi Dibantah Jaksa, PN Mempawah Dinilai Tak Berhak Adili FN

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.