Selama Triwulan II 2018, BI Surakarta Temukan 1.104 Lembar Uang Palsu

Kompas.com - 04/10/2018, 17:14 WIB
Ilustrasi: Polres Banyuwangi menyita sebanyak 30 lembar uang palsu Rp 100.000 dari kantong pengedar uang palsu, Selasa (22/1/2013). Kompas/Siwi Yunita CahyaningrumIlustrasi: Polres Banyuwangi menyita sebanyak 30 lembar uang palsu Rp 100.000 dari kantong pengedar uang palsu, Selasa (22/1/2013).


SOLO, KOMPAS.com - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kota Surakarta mewaspadai peredaran uang palsu (upal) di masyarakat.

Pasalnya, pada triwulan II tahun 2018 KPw BI Surakarta berhasil menemukan peredaran upal sebanyak 1.104 lembar.

" Uang palsu yang berhasil teridentifikasi di Solo Raya untuk triwulan II 2018 berjumlah 1.104 lembar," kata Kepala KPw BI Surakarta Bandoe Widiarto, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/10/2018).

Uang palsu banyak ditemukan pada pecahan Rp 100.000 sebanyak 56 persen dan Rp 50.000 sebanyak 38,3 persen. Sisanya tersebar pada uang pecahan Rp 20.000 (5,1 persen), Rp 10.000 (0,2 persen), dan Rp 5.000 (0,4 persen).

Bandoe mengatakan, BI telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi peredaran upal, baik melalui sosialisasi maupun edukasi lainnya.

Akan tetapi, lanjut Bandoe, peredaran upal masih saja terjadi dan ditemukan di masyarakat.

"Upaya preventif (pencegahan) dan represif (pengendalian) terus kita lakukan untuk mengantisipasi peredaran upal di masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Edarkan Uang Palsu Rp 1,8 Miliar, 3 Pelaku Ditangkap

Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan, selama ini kasus upal belum ditemukan di Solo.

Meskipun demikian, pihaknya tetap mengimbau warga masyarakat untuk tetap berhati-hati dan tidak segan untuk melaporkan ke polisi apabila menemukan kasus upal.

"Warga jangan takut untuk melapor ke pihak kepolisian kalau menemukan kasus upal. Dengan adanya laporan itu polisi bisa segera menindaklanjuti kasus itu," ungkap dia.

Andy menambahkan, pihaknya telah memerintahkan kepada anggota jajaran di masing-masing wilayah untuk menggiatkan patroli.

Patroli tersebut sebagai upaya Polresta Surakarta untuk mencegah peredaran upal di wilayah Solo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Kepala Dinsos Yogyakarta Meninggal karena Corona, Sempat Buat Dapur Umum untuk Warga Terdampak Covid-19

Cerita Kepala Dinsos Yogyakarta Meninggal karena Corona, Sempat Buat Dapur Umum untuk Warga Terdampak Covid-19

Regional
Rumah Mahfud MD Didemo, Polisi: Hanya 5 Menit, Tidak Ada Kerusakan

Rumah Mahfud MD Didemo, Polisi: Hanya 5 Menit, Tidak Ada Kerusakan

Regional
Tak Terima dengan Putusan KPU, Rumah Calon Bupati Boven Digoel Dibakar Massa, Ini Faktanya

Tak Terima dengan Putusan KPU, Rumah Calon Bupati Boven Digoel Dibakar Massa, Ini Faktanya

Regional
Jalani Tes Covid-19 Menjelang Pilkada, 2 Anggota Polres Jember Terkonfirmasi Positif

Jalani Tes Covid-19 Menjelang Pilkada, 2 Anggota Polres Jember Terkonfirmasi Positif

Regional
Guru Honorer SMP Gelapkan dan Jual 17 Laptop Bantuan Milik Sekolah

Guru Honorer SMP Gelapkan dan Jual 17 Laptop Bantuan Milik Sekolah

Regional
Ruang ICU Covid-19 di Yogyakarta Tersisa 2 Tempat Tidur, Shelter 15

Ruang ICU Covid-19 di Yogyakarta Tersisa 2 Tempat Tidur, Shelter 15

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Desember 2020

Regional
7 Warga Kupang Tersambar Petir, 3 Tewas, 4 Dirawat di Rumah Sakit

7 Warga Kupang Tersambar Petir, 3 Tewas, 4 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Video Viral Anak Pukuli Ibu karena Tak Diberi Uang untuk Beli Rokok dan Lem

Video Viral Anak Pukuli Ibu karena Tak Diberi Uang untuk Beli Rokok dan Lem

Regional
Gubernur DKI Jakarta Terpapar Covid-19, Ganjar: Saya Doakan Lekas Sembuh

Gubernur DKI Jakarta Terpapar Covid-19, Ganjar: Saya Doakan Lekas Sembuh

Regional
6.416 Surat Suara Rusak, KPU Lamongan Minta Percetakan Ganti

6.416 Surat Suara Rusak, KPU Lamongan Minta Percetakan Ganti

Regional
Rumah Wakil Bupati Boven Digoel Dibakar Massa, Ini Dugaan Penyebabnya

Rumah Wakil Bupati Boven Digoel Dibakar Massa, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Rumah Calon Bupati Dibakar Massa, Polda Papua Kirim 2 Peleton Brimob ke Boven Digoel

Rumah Calon Bupati Dibakar Massa, Polda Papua Kirim 2 Peleton Brimob ke Boven Digoel

Regional
Chikungunya Merebak di Purbalingga, 116 Warga Terjangkit

Chikungunya Merebak di Purbalingga, 116 Warga Terjangkit

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Desember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X