Dituduh Cabul, Bocah Kelas 2 SD Diikat dan Ditelanjangi

Kompas.com - 03/10/2018, 16:24 WIB
Pihak keluarga korban saat di kantor KPAD Kepulauan Bangka Belitung terkait dugaan pelecehan anak. KOMPAS.com/HERU DAHNURPihak keluarga korban saat di kantor KPAD Kepulauan Bangka Belitung terkait dugaan pelecehan anak.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com-Perlakuan tidak senonoh terhadap NF, bocah kelas 2 SD di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, mendadak viral di media sosial.

Orang tua sang anak yang tidak terima dengan kejadian itu membuat laporan pada Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bangka Belitung.

"Orang tua tersebut menceritakan bahwa sang anak ditelanjangi oleh temannya dengan kaki dan tangan diikat. Pelaku diduga tetangga korban yang masih SMP," kata Ketua KPAD Kepulauan Bangka Belitung Sapta Qodriah kepada Kompas.com, Rabu (3/10/2018).

Baca juga: Pemilik Klinik Dokter Cabul Jadi Tersangka

Dia mengungkapkan, setelah tangan kaki diikat dan ditelanjangi, pelaku merekam video korban dan mengunggahnya ke media sosial dengan judul " Bocah Cabul".

"Belum diketahui tujuan anak tersebut hingga memperlakukan NF yang masih kelas 2 SD seperti itu. Padahal dia adalah tetangga sekaligus mengenali korban," ujar Sapta.

KPAD menyayangkan kejadian tersebut dan berkoordinasi dengan kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.

"Kedua orang tua dan kakek korban tidak terima anak dan cucunya diperlakukan seperti itu. Pihak Polsek Bukit Intan akan menindaklanjuti pengaduan tersebut yang tadi diterima Kanit Reskrim Imam Satriawan," tutupnya.

Kompas TV Dalam menjalankan aksinya, tersangka menyekap para korban di sebuah gubuk kosong.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X