Lagi, Tenaga Honorer Demo Protes Seleksi CPNS

Kompas.com - 03/10/2018, 12:49 WIB
Ratusan tenaga honorer di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar aksi demonstrasi di DPRD Jombang, Rabu (3/10/2018) pagi. KOMPAS.com/Moh. SyafiiRatusan tenaga honorer di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar aksi demonstrasi di DPRD Jombang, Rabu (3/10/2018) pagi.

JOMBANG, KOMPAS.com - Ratusan tenaga honorer di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berdemonstrasi, Rabu (3/10/2018) pagi.

Demonstran didominasi kalangan guru. Mereka memulai aksi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang.

Para honorer mendesak agar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang digelar oleh pemerintah pada tahun 2018 ini dibatalkan.

Mereka menolak adanya seleksi CPNS, khususnya penerimaan lewat jalur umum yang dibuka pemerintah pada tahun ini.

Menurut para tenaga honorer Jombang, seleksi tersebut mengabaikan pengabdian dari para honorer yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun.

"Kami mendesak agar pembukaan seleksi CPNS dibatalkan. Kami menolak adanya seleksi CPNS jalur umum," ujar Koordinator Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Jombang, Ipung Kurniawan.

Baca juga: Tenaga Honorer K2 Demo, Selipkan Doa untuk Palu dan Donggala

"Menurut kami, seleksi CPNS yang dibuka saat ini tidak mengakomodir kepentingan para honorer yang sudah mengabdi selama bertahun-tahun," tambah Ipung.

Ditemui disela-sela aksi, Ipung mengungkapkan, saat ini terdapat 875 orang tenaga honorer di Kabupaten Jombang yang bertugas sebagai guru sejak sebelum tahun 2005.

Namun, sebut Ipung, meski sudah mengabdi selama belasan  tahun, namun asa ratusan guru honorer untuk diangkat sebagai PNS harus terkubur.

Pada tahun ini, pemerintah membuka seleksi CPNS. Di Jombang, jalur khusus untuk tenaga honorer hanya tersedia 77 kuota.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X