Bupati Sumba Timur: Pasca-gempa, Warga Jangan Panik

Kompas.com - 02/10/2018, 21:05 WIB
Bupati Sumba Timur Gideon MbilijoraPOS KUPANG/ROBERT ROPO Bupati Sumba Timur Gideon Mbilijora

KUPANG, KOMPAS.com - Bupati Sumba Timur Gideon Mbilijora mengimbau warga untuk tidak panik pasca-gempa beruntun di wilayah itu, Selasa (2/10/2018).

Sejumlah warga yang bermukim di pesisir pantai di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungsi ke dataran tinggi setelah gempa terjadi.

Hingga saat ini, lanjut Gideon, dia telah menerima informasi warga masih berada di lokasi pengungsian di beberapa titik di dataran tinggi.

"Lumayan banyak warga yang mengungsi tapi tidak semua. Hanya warga yang bermukim di pinggir pantai saja," ungkapnya, Selasa malam.

Baca juga: Pagi Ini, 4 Kali Gempa Bumi Bermagnitudo 5,2-6,3 Guncang Sumba Timur

Menurut Gideon, warganya mengungsi akibat panik dan juga mengantisipasi terjadinya gempa susulan yang lebih besar lagi.

"Saya sudah minta dinas sosial supaya bangun tenda, sekaligus dapur umum di tempat pengungsian," imbuhnya.

Gideon mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BMKG setempat untuk memantau perkembangan gempa bumi.

Baca juga: Hingga Siang Ini, Sumba Timur Diguncang 16 Kali Gempa

Sebelumnya diberitakan, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (2/10/2018), telah berlangsung sebanyak 16 kali.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Waingapu, Sumba Timur, Arief Tyastama mengatakan, gempa bumi tersebut bermagnitudo 3 hingga 6.

"Hingga pukul 13.00 Wita, sudah 16 kali terjadi gempa bumi di Kabupaten Sumba Timur," ungkap Arief kepada Kompas.com, Selasa siang.

Akibat gempa bumi tersebut, sejumlah bangunan di Sumba Timur, dikabarkan rusak.

Baca juga: Usai Gempa, Warga Sumba Timur Mengungsi

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Timur, Martina D Jera mengaku masih mendata bangunan yang rusak, terutama fasillitas umum.

"Ada beberapa lokasi yang bangunan sekolah dan bangunan umum lainnya rusak. Sampai saat ini kami masih terus mendata," ungkap Martina kepada Kompas.com, Selasa siang.

Data kerusakan bangunan yang masih dihimpun oleh pihaknya, lanjut Martina, yakni fasilitas umum, sedangkan rumah warga belum didata.



Terkini Lainnya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional
Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Regional

Close Ads X