Kompas.com - 01/10/2018, 16:32 WIB
Mataram, kompas Com WNA asal Prancis Dorfin Felix (35) dilaporkan berniat ingin bunuh diri paska tertangkap vawa 2. 477,95 gram narkotika  ke Lombok, dia terancam hukuman 20  tahun penjara. Kompas.com/fitriMataram, kompas Com WNA asal Prancis Dorfin Felix (35) dilaporkan berniat ingin bunuh diri paska tertangkap vawa 2. 477,95 gram narkotika ke Lombok, dia terancam hukuman 20 tahun penjara.

MATARAM, KOMPAS.com- Beragam cara dilakukan kurir narkoba yang kedapatan atau terpergok petugas Bea Cukai dan aparat kepolisian di bandara.

Kali ini, kurir asal Perancis Dorfin Felix (35) yang berulah. Lelaki kelahiran Bethune Perancis ini nekat melarikan diri menuju arah pintu keluar bandara.

Namun, petugas dengan sigap menyergapnya hingga tak berkutik.

Dorfin bahkan berusaha menghempaskan tubuhnya ke lantai saat petugas hendak mengamankannya.

Petugas pun mengikat tangan WNA Perancis ini agar tak melakukan tindakan nekat.

“Dia bilang lebih baik saya mati sekarang, ditembak, dari pada saya dihukum mati. Dia bahkan sempat membenturkan kepalanya di meja pemeriksaan di kantor Bea Cukai Mataram. Dia tergolong nekat karena itu kami jaga ketat,” kata Pelaksana Harian Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, I Wayan Tapamuka, Senin (1/10).

Tapamuka juga mengatakan bahwa tersangka sempat mencoba bunuh diri.

”Kami periksa dengan teliti jangan-jangan yang bersangkutan ingin bunuh diri mengunakan alat atau bahan yang bisa digunakan untuk bunuh diri. Biasanya ada yang suka membentur- benturkan kepala dan seperti yang biasa kami temukan mereka membawa tablet bunuh diri. Itu yang kami khawatirkan sehingga kami periksa, sampai menelanjangi dia, tapi tidak kami temukan pil itu” kata Tapamuka.

Baca juga: Bawa Sabu Lebih Dari 2 Kilogram, WN Perancis Ditangkap

Kelakuan WNA yang bertugas menjadi kurir memang beragam, tetapi setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, tersangka ini memang mengunakan modus lama.

Ia menyimpan barang terlarang di dinding kopernya untuk mengelabui petugas dan tak terlihat mesin X-Ray.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X