Di Keraton, Jokowi Disuguhi Cenil dan Lopis

Kompas.com - 28/09/2018, 12:06 WIB
Mobil Presiden Joko Widodo saat meninggalkan kompleks Keben, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat KOMPAS.com / Wijaya KusumaMobil Presiden Joko Widodo saat meninggalkan kompleks Keben, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo berkunjung ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Jumat (28/09/2018) pagi.

Kedatangan Presiden Joko Widodo ini untuk bertemu dengan Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HBX.

Permaisuri Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, GKR Hemas mengatakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo hanyalah silaturahmi.


"Silaturahmi biasa, acara santai, cuma makan makanan kecil ," ujar GKR Hemas, Jumat (28/09/2018).

Baca juga: Di Yogyakarta, Presiden Jokowi Temui Sri Sultan HB X di Keraton

GKR Hemas menyampaikan tidak ada pembahasan yang serius dari pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Sri Sultan HB X dan keluarga, tidak ada pembahasan terkait Pilpres 2019 atau pun meminta doa restu.

"Tidak ada pembahasan yang spesifik, malah saya ditanya mau nambah cucu, enggak? Tidak ada minta doa restu, acara santai karena setiap kali kan juga ketemu di Jakarta kalau ada acara-acara," bebernya.

Di acara makan bersama, Presiden Joko Widodo disuguhi makanan tradisional khas Yogyakarta, yakni cenil dan lopis. Acara makan bersama ini berlangsung di Gedhong Jene.

"Tadi makan bareng, cenil sama lopis, (Presiden Joko Widodo) remen sanget (suka sekali). Tadi anak-anak juga ditanya tugasnya di mana, termasuk Jeng Mangkubumi (GKR Mangkubumi) kegiatannya di mana? Pramuka," tandasnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X