4 Fakta di Balik Kasus Jalan ke Rumah, Dikepung Tetangga hingga Diblokir Anggota Dewan

Kompas.com - 27/09/2018, 19:03 WIB
Warga Kayu Putih di Pulogadung, Jakarta Timur melakukan aksi unjuk rasa menentang pengembangan kawasan sekitar mereka menjadi area sentra bisnis. Pengembangan tersebut disebut dilakukan oleh PT Pulomas Jaya. Rabu (2/4/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusWarga Kayu Putih di Pulogadung, Jakarta Timur melakukan aksi unjuk rasa menentang pengembangan kawasan sekitar mereka menjadi area sentra bisnis. Pengembangan tersebut disebut dilakukan oleh PT Pulomas Jaya. Rabu (2/4/2014).

Pihak Pemkot Jaksel, tahun 2016 dan pemilik rumah mengubah arah rumah menghadap ke jalan Mawar, sesuai dengan izin yang berlaku.

Baca Juga: Wali Kota Jaksel Putuskan Tembok Tetap Berdiri, Denny Berniat Tempuh Jalur Hukum

2. Kampung ditembok oleh anggota fraksi Partai Hanura

Anggota DPR RI, Nurdin Tampubolon dari Fraksi Hanura, membangun tembok di lahan yang telah dibelinya di wilayah Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur.

Sayangnya, tembok yang dibangunnya itu menutup jalan warga RW 07 untuk masuk dan keluar dari perkampungan menuju jalan raya.

Saat dikonfirmasi atas temboknya, Nurdin mengatakan tidak membutuhkan sosialisasi karena Ketua RT dan RW sudah menyepakati pembangunan tembok tersebut.

Penembokan yang dilakukan tahun 2017 itu segera memicu kemarahan warga Kampung Kayu Putih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Usaha warga pun menemui jalan buntu setelah Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, akses jalan di RW 07 Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur, sudah sesuai prosedur.

"Jalannya yang punya DKI dan sekarang sudah dibayar kan, dia (Nurdin) mengajukan permohonan izin, terus disidangkan, terus ada kewajiban membayar retribusi," ujar Bambang, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (21/8/2017).

Baca Juga: Warga Kayu Putih Diminta Kirim Surat Aduan Penutupan Jalan ke Djarot

3. Jalan rumah ke rumah Eko Purnomo

Tembok rumah keluarga Imas terlihat sudah rusak dijebol pekerja yang saat ini tengah membuat jalan untuk akses keluar masuk ke rumah Eko Purnomo di  RT 05 Rw 06 Kelurahan Pasir jati, Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung.KOMPAS.com/AGIEPERMADI Tembok rumah keluarga Imas terlihat sudah rusak dijebol pekerja yang saat ini tengah membuat jalan untuk akses keluar masuk ke rumah Eko Purnomo di RT 05 Rw 06 Kelurahan Pasir jati, Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung.

Eko Purnomo, warga Kampung Sukagalih, Ujungberung, Kota Bandung, terpaksa berjuang untuk mendapatkan akses pulang ke rumah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.