Kampanye di Kantor Muhammadiyah Jatim, Sandi Disawer Rp 7 Juta

Kompas.com - 27/09/2018, 18:55 WIB
Cawapres Sandiaga Uno bersama Zulkifli Hasan di Kantor Muhammadiyah Jatim, Kamis (27/9/2018).KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Cawapres Sandiaga Uno bersama Zulkifli Hasan di Kantor Muhammadiyah Jatim, Kamis (27/9/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Cawapres Sandiaga Salahudin Uno menghadiri kampanye terbatas di gedung pengurus Muhammadiyah Jawa Timur di Surabaya, Kamis (27/9/2018) sore.

Dalam kesempatan itu, ratusan peserta dialog yang sebagian besar pengurus dan kader Muhammadiyah menggelar "saweran" untuk dana kampanye Pilpres pasangan Prabowo- Sandiaga Uno.

Uang yang terkumpul lewat kopyah yang dikelilingkan itu mencapai lebih dari Rp 7 juta. Sandi mengaku kaget setelah diberi uang saweran tersebut.

"Terus terang saya syok, ini baru pertama kali ada saweran untuk kampanye kami," kata Sandi.


Baca juga: Survei LSI: Pendukung Gerindra Paling Militan Dukung Prabowo-Sandi, Demokrat di Posisi Buncit

Sesuai aturan yang berlaku, dana sumbangan untuk kampanye tersebut akan dilaporkan kepada KPU dan akan dimasukkan dalam rekening kampanye.

Satu sisi dia juga bangga karena menurutnya kesadaran politik bangsa Indonesia sudah mulai tumbuh.

"Jika sebelumnya pemilih harus diberi uang untuk memilih, sekarang dengan sadar, pemilih justru menyumbangkan hartanya untuk calon. Ini bagus sekali," ujarnya.

Selain menghadiri kampanye di kantor Muhammadiyah Jawa Timur, Sandi yang didampingi Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, juga menghadiri acara bersama emak-emak di Surabaya.

Mereka menghadiri forum rakor partai pendukung, dan dijadwalkan akan mengunjungi Pasar Tradisional Wonokromo di Surabaya malam nanti. 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Regional
Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Regional
Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Regional
Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Regional
Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Regional
22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

Regional
Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Regional
7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

Regional
Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Regional
Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Regional
Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Regional
Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Regional
 Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Regional
Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Regional
Jenazah Bupati Ende Diterbangkan dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT: Bantu Orang itu Wajar

Jenazah Bupati Ende Diterbangkan dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT: Bantu Orang itu Wajar

Regional

Close Ads X