Istri Ditahan KPK, Bupati Temanggung Ditemani Anak saat Sertijab - Kompas.com

Istri Ditahan KPK, Bupati Temanggung Ditemani Anak saat Sertijab

Kompas.com - 27/09/2018, 16:28 WIB
Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq ditemani putranya menyalami tamu undangan seusai serah terima jabatan di Pendopo Pengayoman, komplek Pemda setempat, Kamis (27/9/2018).KOMPAS.com/IKA FITRIANA Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq ditemani putranya menyalami tamu undangan seusai serah terima jabatan di Pendopo Pengayoman, komplek Pemda setempat, Kamis (27/9/2018).

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Bupati Temanggung terpilih Muhamad Al Khadziq tidak didampingi istri saat acara serah terima jabatan ( sertijab) bupati-wakil bupati Temanggung. 

Hal serupa terjadi saat ia dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Senin (24/9/2018).

Sang istri, Eni Maulani Saragih, yang merupakan wakil ketua Komisi VII DPR RI (non aktif), sedang ditahan KPK atas kasus dugaan tindak pidana suap proyek PLTU I Riau.

Al Khadziq datang ditemani anak laki-lakinya. Mulai dari awal hingga ikut menyalami seluruh undangan yang hadir pada saat itu, Kamis (27/9/2018). Senyumnya selalu mengembang menyapa para undangan.

Baca juga: Sempat Diperiksa KPK, Al Khadziq Ditetapkan Sebagai Bupati Temanggung

"Saya mohon maaf karena istri tidak bisa hadir, bahkan tidak bisa mendampingi saya sebagai Bupati. Mungkin ini mengecewakan, tapi kami tidak bisa mengelak dengan kehendak Tuhan," katanya.

"Mohon doa untuk Ibu Eni dan keluarga kami semoga diberi kekuatan lahir batin," ujar Al Khadziq di akhir sambutannya.

Di sisi lain, Al Khadziq menyampaikan rasa syukur karena Pilkada Temanggung, Juni 2018 lalu, berjalan aman dan lancar.

Ia menyebut, pesta demokrasi di wilayahnya bebas dari kampanye hitam, pertarungan ideologis, tanpa ada yang terluka maupun teriakan-teriakan.

"Mohon doa, saya dan Mas Bowo akan memimpin Temanggung 5 tahun ke depan, semoga kami diberi kekuatan, mewujudkan janji-janji kami saat kampanye. Tujuan kami tidak lain untuk kesejahteraan masyarakat Temanggung," ucapnya.

Baca juga: Bupati Temanggung Terpilih Diperiksa KPK, Golkar Siapkan Pengacara

Al Khadziq mengaku akan belajar dari pemimpin sebelumnya yang telah menginisiasi pembangungan sarana dan prasarana dan sektor lain dengan baik di Temanggung.

Menurut dia, hal itu merupakan peletak dasar Temanggung yang modern dan bisa bersaing dengan kabupaten/kota lain.

"Tidak hanya pembangunan fisik, juga beberapa program lainnya juga terasa kemajuannya, seperti sektor pariwisata yang berkembang. Kami akan belajar dari pendahulu kami, juga berupaya untuk menyempurnakan yang mungkin belum baik," imbuhnya.

Hari ini, Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar serah terima jabatan (sertijab) dari Bambang Sukarno-Irawan Prasetyadi kepada bupati-wakil bupati Temanggung terpilih, Muhamad Al Khadziq-Heru Ibnu Wibowo.

Sertijab dilaksanakan di Pendopo Pengayoman, komplek pemda setempat.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan sertijab Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Temanggung dari Sri Kusdiyanti Sudaryanto kepada Denti Eka Widi Pratiwi istri wakil bupati Heru Ibnu Prabowo. 

Denti Widi Pratiwi saat ini tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Jawa Tengah periode 2015-2019.

Pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, Denti kembali maju mencalonkan diri menjadi anggota DPD RI di dapil yang sama.

"Istri saya itu pekerja lapangan, jadi tidak masalah kalau harus bekerja juga di PKK Temanggung," ucap Bowo, panggilan Heru Ibnu Prabowo. 


Terkini Lainnya

Close Ads X