4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

Kompas.com - 26/09/2018, 06:48 WIB
Ilustrasi KompasIlustrasi

"Dugaan sementara jenis kecelakaan tunggal," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur.

Berdasar informasi, seorang penumpang atas nama Elmufida Ullya (23), warga Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat luka di bagian kepala.

"Informasi itu dari pendataan yang dilakukan di Rumah Sakit dr Sayidiman Magetan. Laporan petugas di lapangan, ada korban yang langsung dibawa ke Jawa Tengah," kata Barung.

Baca Juga: Bus Siswa SMK Karanganyar Masuk Jurang, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

3. Jumlah korban meninggal dunia 2 orang

Dua orang korban meninggal dunia adalah Elmufida Ullya (23), warga Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Agus Riyanto (41) warga Desa Slogi, Kecamatan Tanom, Sragen, Jawa Tengah. Agus adalah sopir dari bus "Suka Damai".

Selain itu, 3 korban luka masih dirawat di RSUD dr Sayidiman Magetan. Ketiga korban luka itu adalah Giyanto (44), warga Desa Slogo Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dan Susilo warga Desa Gemantar, Mondokan, Sragen, Jawa Tengah. Keduanya adalah kru bus "Suka Damai".

Selain 2 kru bus, seorang guru honorer SMK PGRI 1 Karanganyar bernama Joko Purwanto (33), warga Desa Tunggulrejo, Kecamatan Jumantoro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, juga mengalami luka pada tangan kanannya.

Baca Juga: Bus Dilarang Masuk Jalur Cikidang-Palabuhanratu di Sukabumi

4. Rombongan bus akan studi kerja dan wisata ke Bali

Ilustrasi bus. Ilustrasi bus.
 

Rombongan siswa dan guru SMK PGRI Karanganyar akan melakukan kunjungan industri di Madiun. Setelah itu, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Bali.

Namun, saat melintasi perbukitan Cemoro Sewu, bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan.

Menurut Barung, bus melintas dari arah barat ke arah timur menuju Kabupaten Magetan. Saat turunan tajam, sopir diduga tidak bisa menguasai kemudi, lalu terjun ke jurang di kedalaman 10 meter.

Polisi menyebut kecelakaan tersebut sebagai kecelakaan tunggal.

Baca Juga: 5 Fakta Terbaru Tragedi Bus Masuk Jurang di Cikidang, MA Tersangka hingga Tak Punya SIM B1

Sumber: KOMPAS.com (Muhlis Al Alwi, Achmad Faizal)

 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Regional
Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X