Kompas.com - 26/09/2018, 06:48 WIB
 Inilah Bus Suka Damai pembawa rombongan siswa SMK PGRI Karanganyar yang terguling di ruas jalan Cemoro Sewu-Sarangan, Selasa (25/9/2018) siang.‎ KOMPAS.com/Facebook Echo Berdikari Inilah Bus Suka Damai pembawa rombongan siswa SMK PGRI Karanganyar yang terguling di ruas jalan Cemoro Sewu-Sarangan, Selasa (25/9/2018) siang.‎

KOMPAS.com - Bus rombongan pelajar SMK PGRI I Karanganyar, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan di wilayah perbukitan di lereng Gunung Lawu, tepatnya di wilayah Cemoro Sewu di Kecamatan Magetan, Jawa Timur, pada hari Selasa (25/9/2018) siang. 

Dua orang meninggal dunia dan 4 penumpang mengalami luka-luka. Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan. Namun, dugaan sementara, sopir tidak menguasai medan curam di jalur Cemoro Sewu.

Berikut sejumlah fakta terkait kecelakaan di jalur maut itu.

1. Sopir diduga tidak menguasai medan

Ilustrasi. DIDIE SW Ilustrasi.

Jalur perbukitan di Cemoro Sewu memang penuh tikungan tajam dengan jurang di samping jalan.  Agus Riyanto (41), sang sopir, diduga tidak menguasai medan dan kehilangan kendali bus saat melewati jalur di Cemoro Sewu.

Akibatnya, bus yang dikemudikan Agus pun terjun bebas ke jurang sedalam 10 meter.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bus dengan nomor polisi K 7745 AZ tersebut mengangkut 44 penumpang dari SMK PGRI I Karanganyar, Jawa Tengah.

"Saat turunan tajam, sopir diduga tidak bisa menguasai kemudi, lalu terjun ke jurang di kedalaman 10 meter," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera.

Baca Juga: Korban Tewas Kecelakaan Bus SMK Karanganyar Bertambah Jadi 2 Orang

2. Kronologi kecelakaan maut di Cemoro Sewu

Bus yang ditumpangi rombongan siswa SMK jatuh ke jurang di Magetan, Selasa (25/9/2018).Dokumentasi Polda Jatim Bus yang ditumpangi rombongan siswa SMK jatuh ke jurang di Magetan, Selasa (25/9/2018).

Kecelakaan di Cemoro Sewu, Magetan, terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, tepatnya di tikungan atas Mojosemi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Bus yang terguling adalah bus pariwisata "Suka Damai".

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X