Kompas.com - 26/09/2018, 06:00 WIB
Komisioner KPU Sulsel yang bertugas di KPU kota Palopoo saat dikonfirmasi media Selasa (25/9/2018) KOMPAS.com/AMRAN AMIR Komisioner KPU Sulsel yang bertugas di KPU kota Palopoo saat dikonfirmasi media Selasa (25/9/2018)

PALOPO, KOMPAS.com - Dua partai politik di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, terancam didiskualifikasi oleh KPU kota Palopo gara-gara terlambat memasukkan laporan awal dana kampanye. Kedua partai tersebut adalah Golkar dan Hanura.

Laporan dana kampanye seharusnya diterima KPU Palopo paling lambat pada tanggal 23 September lalu sekitar pukul 18.00 Wita. Namun, hingga tenggat waktu yang diberikan, kedua partai tersebut tak kunjung memasukkan laporannya.

“Jadi dalam proses penyampaian dana awal dana kampanye ini ada 2 partai politik yakni Golkar dan Hanura yang terlambat, nah hari ini kami mendiskusikan untuk membuat berita acaranya, untuk kemudian disampaikan ke partai masing-masing,” kata Komisioner KPU Sulsel Divisi Teknis Penyelenggaraan, Faisal Amir, Selasa (25/9/2018).

Baca juga: Beda Pilihan Itu Biasa, Bupati Jadi Timses Prabowo, Istrinya Timses Jokowi

KPU, lanjut dia, mempersilakan masing-masing partai untuk melakukan ajudikasi di Bawaslu.

“Kalau terjadi keterlambatan kami tidak bisa menerimanya, tetapi dalam prosesnya dia bisa mengajukan sengketa ke Bawaslu dan Bawaslu bisa menyampaikan. Dari hasil Bawaslu itu, kami akan lihat jika masih memungkinkan melalui proses ajudikasi di Bawaslu kemudian diterima atau kalau ternyata ditolak oleh Bawaslu maka diskualifikasi bagi partai politik,” ucapnya.

Ketua KPU Sulawesi Selatan Misna M Attas yang menjadi penanggung jawab KPU Kota Palopo menambahkan, kasus ini masih dalam tahap klarifikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saat ini, kami masih membahasnya atau melakukan klarifikasi,” ujarnya singkat.

Baca juga: Sandiaga Teriak Salam 2 Jari, Ini Jawaban Emak-emak di Semarang

Sementara itu, liason officer Partai Golkar, Muhammad Rahmat, mengatakan bahwa saat pemasukan berkas laporan awal dana kampanye, Partai Golkar telah mendatangi KPU sebelum pukul 18.00 Wita. Namun, saat itu, jaringan internet di KPU mengalami down.

“Jadi waktu itu terkendala di sistem jaringan internet, padahal kami datang melapor sebelum pukul 18.00 Wita membawa softcopy cuma aplikasi di KPU error sehingga kami hanya tertahan di situ. Jadi kami dianggap terlambat padahal kami sudah melaporkan,” tuturnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X