Deni Dibegal 3 Polisi Gadungan, Honda Beat Raib Dibawa Pelaku

Kompas.com - 25/09/2018, 19:47 WIB
Deni Candra (22) saat membuat laporan di Polresta Palembang, Selasa (25/9/2018). Ia telah menjadi korban pembegalan oleh tiga perampok bertopeng yang mengaku sebagai oknum polisi. KOMPAS.com/ Aji YK PutraDeni Candra (22) saat membuat laporan di Polresta Palembang, Selasa (25/9/2018). Ia telah menjadi korban pembegalan oleh tiga perampok bertopeng yang mengaku sebagai oknum polisi.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sepeda motor kesayangan Deni Candra (22), warga Lorong Jaya Laksana, RT 10 RW 03, Kelurahan 3-4 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, dibegal tiga polisi gadungan yang bertopeng.

Deni pun melaporkan kejadian itu ke Polresta Palembang, Selasa (25/9/2018).

Deni mengatakan, peristiwa itu bermula ketika ia mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat dengan plat nomor BG 2374 ABQ warna merah putih dan melintas di Jalan Kolonel H Burlian, tepatnya di samping SPBU Puntikayu, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Tiga pelaku yang menggunakan motor langsung memepet korban dan menyuruh Deni berhenti.

“Saya baru pulang mengantar pacar, para pelaku mengaku polisi menyuruh saya berhenti. Semuanya memakai topeng dan menodongkan senjata api ke saya,” kata Deni.

Baca juga: Jatuh Saat Dibegal, Mahasiswi Bandung Alami Gegar Otak

Karena ketakutan, Deni pun sempat diperiksa oleh pelaku. Merasa aksinya berjalan mulus, tiga pelaku langsung membawa kabur motor milik korban.

“Mereka semua memakai motor, saya sempat disuruh angkat tangan lalu diperiksa. Baru sadar itu perampok saat mereka membawa kabur motor saya,” ujar korban.

Kasubag Humas Polresta Palembang, AKP Andi Hariyadi membenarkan adanya laporan korban. Kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan. 

"Korban sudah diambil keterangannya oleh petugas piket. Selanjutnya, berkas akan segera dilengkapi dan doakan saja agar pelaku cepat tertangkap,” kata Andi.

Baca juga: Ditangkap, Komplotan Begal di Medan adalah Anggota Geng Motor



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X