8 Gerbong Kereta Api Anjlok, Roda dan Onderdil Terhempas Berceceran

Kompas.com - 24/09/2018, 21:13 WIB
Kereta api barang jurusan Surabaya-Jakarta anjlok di KM 48 + 1, wilayah Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (24/9/2018) siang. KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOKereta api barang jurusan Surabaya-Jakarta anjlok di KM 48 + 1, wilayah Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (24/9/2018) siang.

GROBOGAN, KOMPAS.com - Kereta Api barang jurusan Surabaya-Jakarta anjlok di KM 48+1, wilayah Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (24/9/2018) siang.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal KA 2709 yang membawa rangkaian 30 gerbong muatan kosong ini.

Namun 8 gerbong di bagian akhir mengalami kerusakan parah setelah keluar dari jalur rel KA dan terseret hampir 500 meter.

Hingga petang, PT KAI masih berupaya mengevakuasi gerbong KA dan mengidentifikasi penyebab anjloknya KA. Adapun KA lain yang melalui jalur tersebut diarahkan ke jalur lain.

Baca juga: Kereta Anjlok di Antara Stasiun Jatinegara-Manggarai

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto menyampaikan, kereta tersebut melaju dari arah Kalimas menuju Kampung Bandan (Surabaya-Jakarta).

Namun entah mengapa, saat melintas jalur hilir antara Stasiun Sedadi menuju Stasiun Karangjati, delapan gerbong bagian belakang anjlok sekitar pukul 13.30 WIB.

"Atas kejadian ini kami dari pihak PT KAI Daop 4 Semarang mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Saat ini para petugas sedang berusaha menormalkan jalur tersebut," imbuh Suprapto kepada Kompas.com di lokasi kejadian. 

"Penyebab kejadian masih dalam tahap penyelidikan. Akibat kejadian ini, kereta api yang melintas di petak jalan, masih bisa melintas dengan pola operasi berjalan jalur tunggal sementara, " tuturnya. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, 8 gerbong KA 2709 yang biasanya mengangkut semen itu mengalami kerusakan parah setelah keluar dari rel.

Baca juga: Evakuasi Kereta Anjlok Diperkirakan hingga Dua Jam

Bahkan beberapa roda gerbong KA 2709 bagian belakang, terlepas dan terhempas ke beberapa titik lokasi.

Pecahan onderdil kereta seperti skok, roda, dan sebagainya juga berceceran di sekitar jalur rel yang berjarak 500 meter ke belakang dari lokasi gerbong kereta berhenti.

Jauh dari lokasi gerbong KA dievakuasi, terlihat jalur rel yang rusak sepanjang 18 meter. Jalur rel yang semula lurus menjadi berkelok-kelok tak beraturan.

Sejumlah titik rel, patah. Bahkan jalur rel terlepas hingga bengkok dan saling tumpang tindih berpindah tempat.

"Proses evakuasi belum bisa ditentukan kapan rampungnya. Yang pasti tidak ada korban jiwa. Kereta beserta gerbong yang tidak anjlok melanjutkan perjalanan," pungkas Suprapto.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Tahu Awal Mulanya, Tiba-tiba Suroto Tiduran, Tak pernah Bangun'

"Saya Tak Tahu Awal Mulanya, Tiba-tiba Suroto Tiduran, Tak pernah Bangun"

Regional
Janjikan Lulus CPNS, Nenek 74 Tahun Bawa Kabur Uang Rp 250 Juta Milik Korban

Janjikan Lulus CPNS, Nenek 74 Tahun Bawa Kabur Uang Rp 250 Juta Milik Korban

Regional
Selain karena Harta Warisan, Ibu Kalsum Adukan Anaknya soal Pencemaran Nama Baik

Selain karena Harta Warisan, Ibu Kalsum Adukan Anaknya soal Pencemaran Nama Baik

Regional
Saat Pandemi, 70 Siswa SMK Itu Pesta 'Prom Night' di Hotel...

Saat Pandemi, 70 Siswa SMK Itu Pesta "Prom Night" di Hotel...

Regional
Tolak Permintaan Maaf, Keluarga Ngotot Laporkan Anak Ibu Kalsum ke Polisi

Tolak Permintaan Maaf, Keluarga Ngotot Laporkan Anak Ibu Kalsum ke Polisi

Regional
Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Regional
Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Regional
Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Regional
Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Tepergok Istri

Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Tepergok Istri

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

Regional
'Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta'

"Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta"

Regional
Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Regional
Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Regional
Ganjar Sebut Semua ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 merupakan Orang Tanpa Gejala

Ganjar Sebut Semua ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 merupakan Orang Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X