Ridwan Kamil Minta Warga Tak Sebarkan Video Pengeroyokan di Stadion GBLA

Kompas.com - 24/09/2018, 13:53 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Sabtu (15/9/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Sabtu (15/9/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat tak menyebarkan rekaman video insiden pengeroyokan yang menewaskan Haringga Sirla saat laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) kemarin.

"Saya berharap kepada masyarakat jangan disebar lagi (video), jangan diviralkan lagi kontennya mengandung kekerasan, kebiadaban yang luar biasa," kata Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Senin (24/9/2018).

Emil berharap, insiden tewasnya Haringga jadi penutup aksi kekerasan suporter sepak bola di Indonesia. Dia mengatakan, tindakan anarkistis seperti itu sangat kontraproduktif dengan visi misi sepak bola Indonesia.

"Mudah-mudahan berikutnya tidak ada lagi, jadikan pembelajaran, jangan berbalas pantun juga, karena tak akan menyelesaikan masalah. Kita bermimpi liga sepak bola ini prestatif dan juga penuh perdamaian. Karena merah putihnya masih sama Indonesia rayanya masih sama, Pancasilanya juga sama. Kenapa harus sampai melakukan kebiadaban seperti itu," tuturnya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Kalau Ada Kematian Buat Apa Ada Liga Sepak Bola

Emil pun juga meminta agar PT Persib Bandung Bermartabat terus membina kelompok suporternya.

"Saya sangat menyesalkan dan meminta PT Persib untuk terus melakukan pembinaan kepada bobotoh ataupun kepada mereka yang menjadi fans bolanya," jelasnya.

Ia pun mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian yang sudah menangkap sejumlah pelaku.

"Alhamdulillah kepolisian telah menangkap, dari laporan Pak Kapolda lebih dari sembilan tersangkanya yang bertanggung jawab dengan tuntutan hukuman kalau melihat pasalnya sampai 15 tahun," jelasnya.

Baca juga: Kesan Tetangga tentang Haringga, Suporter yang Tewas di Bandung

Kompas TV Korban tewas setelah dikeroyok oknum Bobotoh sesaat sebelum laga antara Persija melawan Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 17 Orang, Pasien Terbaru Punya Riwayat Perjalanan ke Batam

Jumlah Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 17 Orang, Pasien Terbaru Punya Riwayat Perjalanan ke Batam

Regional
Pulang dari Zona Merah Virus Corona, Mahasiswa UGM Dikarantina di Asrama Haji Sleman

Pulang dari Zona Merah Virus Corona, Mahasiswa UGM Dikarantina di Asrama Haji Sleman

Regional
Tebing 7 Meter Longsor Putus Akses Jalan di Sumedang

Tebing 7 Meter Longsor Putus Akses Jalan di Sumedang

Regional
Jalan Lintas Selatan Cianjur Lumpuh Total Diterjang Longsor

Jalan Lintas Selatan Cianjur Lumpuh Total Diterjang Longsor

Regional
Viral Video Pencuri Kotak Amal Masjid Tertangkap di Jember, Warga: Jangan Dipukuli, Kasihan

Viral Video Pencuri Kotak Amal Masjid Tertangkap di Jember, Warga: Jangan Dipukuli, Kasihan

Regional
Cerita di Balik Video Tenaga Medis Shalat Pake APD Lengkap, Siaga di Ruang Isolasi hingga Ganti Sif

Cerita di Balik Video Tenaga Medis Shalat Pake APD Lengkap, Siaga di Ruang Isolasi hingga Ganti Sif

Regional
UPDATE Covid-19 di Bali: Pasien Positif Bertambah 14, Total 63 Kasus

UPDATE Covid-19 di Bali: Pasien Positif Bertambah 14, Total 63 Kasus

Regional
Positif Corona, Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal Dunia

Positif Corona, Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal Dunia

Regional
UPDATE Corona di Kepri 9 April: Jumlah Pasien Positif Covid-19 Menjadi 21 Orang

UPDATE Corona di Kepri 9 April: Jumlah Pasien Positif Covid-19 Menjadi 21 Orang

Regional
Tak Sampai 15 Menit, 200 Masker Ludes Dibagikan ke Pengendara

Tak Sampai 15 Menit, 200 Masker Ludes Dibagikan ke Pengendara

Regional
Tahanan Polres Bukittinggi Diisolasi karena Istrinya yang Hamil 8 Bulan Meninggal Positif Covid-19

Tahanan Polres Bukittinggi Diisolasi karena Istrinya yang Hamil 8 Bulan Meninggal Positif Covid-19

Regional
Tingkat Okupansi Drop, Pengusaha Hotel di Tegal Minta Keringanan Pajak

Tingkat Okupansi Drop, Pengusaha Hotel di Tegal Minta Keringanan Pajak

Regional
Ini Motif Pria di Palembang Aniaya Istri hingga Nyaris Tewas

Ini Motif Pria di Palembang Aniaya Istri hingga Nyaris Tewas

Regional
Serahkan APD dan Vitamin ke Pemkot Solo, Gibran: Semoga Bermanfaat

Serahkan APD dan Vitamin ke Pemkot Solo, Gibran: Semoga Bermanfaat

Regional
Rapid Test Corona Saat Periksa Ruam Kulit ke Puskesmas, Ibu Hamil di Ngawi Terindikasi Positif

Rapid Test Corona Saat Periksa Ruam Kulit ke Puskesmas, Ibu Hamil di Ngawi Terindikasi Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X