Sandiaga Teriak "Salam 2 Jari", Ini Jawaban Emak-emak di Semarang

Kompas.com - 24/09/2018, 11:47 WIB
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menari saat tiba di desa wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Senin (24/9/2018) KOMPAS.com/NAZAR NURDINCalon Wakil Presiden Sandiaga Uno menari saat tiba di desa wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Senin (24/9/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com — Sejumlah emak-emak di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, mengusulkan tagline baru saat calon wakil Presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno mengunjungi desanya, Senin (24/9/2018).

Tagline kampanye unik itu diciptakan secara spontan. Awalnya, gara-gara Sandi mengawali pembicaraan dengan mengatakan tagline "Salam 2 Jari". Istilah itu diberikan untuk memilih pasangan calon nomor 2 di Pilpres 2009 itu kemudian dijawab para emak-enak yang hadir di lokasi acara.

"Salam 2 jari," teriak Sandiaga di Omah Alas, Kelurahan Kandri.

"Sukses ya, Say," jawab para emak-emak.

Baca juga: Sandiaga Kaget Ada Tempe Sachet Saat Kunjungi Pasar di Semarang

Di dalam forum bersama pengusaha muda dan pelaku kreatif itu, Sandiaga menekankan pentingnya pembangunan ekonomi berbasis budaya untuk kemajuan Indonesia.

Dia yakin pembangunan wisata, budaya, akan menghadirkan masa depan yang baik bagi Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di sini, ada masa depan pariwisata Indonesia. Ekonomi berbasis budaya di Kandri mampu menghadirkan sekitar 8.000 kunjungan dan ini tentu menambah lapangan kerja," tuturnya.

Di Desa Wisata Kandri, Sandiaga duduk lesehan bersama masyarakat. Mereka berdialog di tengah rindangnya kebun durian.

Baca juga: Hebohnya Emak-emak di Medan, Tak Mau Jalan meski Sandiaga Sudah Kibarkan Bendera Start

Terkait pembangunan desa wisata, Sandiaga meyakini bahwa pembangunan desa wisata berbasis kearifan lokal akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah ekonomi Indonesia.

"Ini salah satu bentuk kearifan lokal untuk meningkatkan ekonomi. Kebijakan pemerintah ke depan seharusnya dapat berpihak kepada desa wisata dan perkembangan ekonomi kreatif seperti ini," tambahnya.

Seusai acara, Sandiaga menekankan bahwa ekonomi Indonesia di masa depan yang akan tumbuh yaitu ekonomi kreatif. Ekonomi tumbuh di sektor kuliner, kerajinan, serta potensi ekonomi lain.

"Ekonomi tumbuh di kuliner, kerajinan, dan potensi ada di film, musik dan ekonomi berbasis budaya. Yang mendongkrak kreativitas," tambahnya.

"Saya yakin dengan pemerintah kuat di bawah Prabowo-Sandiaga, anak muda yang punya kreativitas akan muncul. Thailand maju karena pemerintah hadir," pungkasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X