Kompas.com - 24/09/2018, 08:11 WIB
Penyanyi Ariyo Wahab, saat tampil di hadapan masyarakat Takengon di panggung Wonderfull Gayo Alas, yang merupakan rangkaian dari acara Gayo Alas International Festival (GAMIFest) 2018. Even akbar tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, mulai 14 September dan akan berakhir pada tanggal 24 November mendatang di Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah dan Aceh Tenggara. KOMPAS.com/ Iwan BahagiaPenyanyi Ariyo Wahab, saat tampil di hadapan masyarakat Takengon di panggung Wonderfull Gayo Alas, yang merupakan rangkaian dari acara Gayo Alas International Festival (GAMIFest) 2018. Even akbar tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, mulai 14 September dan akan berakhir pada tanggal 24 November mendatang di Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah dan Aceh Tenggara.


TAKENGON, KOMPAS.com - Penyanyi Ariyo Wahab mengaku selama ini mengetahui Kopi Gayo maupun Takengon sebagai ibukota Kabupaten Aceh Tengah. Tetapi, ia baru mengetahui tentang Kebudayaan Gayo-Alas.

Hal itu dikatakan salah seorang pelantun lagu "Papa Rock and Roll" ini kepada KOMPAS.com, saat ditemui sebelum tampil di panggung Wonderful Gayo Alas yang merupakan rangkaian dari kegiatan Gayo Alas Mountain International Festival (GAMIFest) 2018, Rabu 19 September lalu.

"Aku terus terang baru tahu (Gayo-Alas), pertama kali diajakin pas diajak ke Takengon, ya aku tahu Takengon, aku tahu Gayo (itu) kopi atau segala macam, yang terkenal dengan itu. Cuma aku belum tahu kebudayaan Gayo Alas," kata Ariyo.

Ia mengaku sudah lama berkeinginan datang ke Takengon, tetapi baru terwujud saat diundang ke acara tersebut.

"Justru keberadaanku disini, ingin ke sini, diundang ke sini, jadi ya aku ingin tahu, jadi menambah wawasan bagi aku sendiri," lanjutnya.

Baca juga: Indahnya Tanah Gayo di Takengon, Semua Stres Hilang Sejenak

Ariyo berterima kasih kepada pihak-pihak yang mengundangnya ke Takengon.

"Kayak tadi aku sudah jalan-jalan, ngomong sama roaster kopi, ngobrol sama barista, kami nongkrong di warung kopi, kami nongkrong di Danau Lut Tawar," jelas penyanyi yang juga aktor tersebut.

Karena telah memiliki wawasan tentang sejumlah potensi yang dimiliki tanah Gayo, terang Ariyo, dirinya sudah mempunyai bahan yang disampaikan kepada generasi penerus, tentang keindahan dan keberadaan budaya Gayo yang berhawa sejuk ini.

"Jadi aku punya bahan untuk disampaikan kepada anakku yang notabene akan menjadi generasi penerus, bahwa kekayaan alam di Indonesia ini tidak akan ada habisnya. Dan aku bilang sampai sekarang, gila, kalau ke Takengon kayaknya sehari dua hari enggak cukup gitu lho," ucap Ariyo, sembari menambahkan bahwa dirinya baru sehari di Takengon masih merasakan kesejukan udaranya saja.

Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk mengajak anak istrinya ke tanah Gayo, agar merasakan apa yang dinikmati Ariyo selama berada di kota penghasil Kopi Arabika Gayo tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.