BNN Tangkap Napi Lapas Sragen yang Kendalikan Peredaran Sabu di Solo

Kompas.com - 21/09/2018, 16:51 WIB
Sejumlah tersangka peredaran narkotika saat dihadirkan di kantor BNN Provinsi Jawa Tengah, Jumat (21/9/2018)Dok. BNN Jawa Tengah Sejumlah tersangka peredaran narkotika saat dihadirkan di kantor BNN Provinsi Jawa Tengah, Jumat (21/9/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah kembali mengungkap peredaran sabu yang dikendalikan dari balik rumah tahanan.

Seorang narapidana yang ditahan di Lapas Kelas IIA Sragen, Joko Prihatin (43), ditangkap karena diduga menjadi otak di balik peredaran narkotika di Jebres, Solo.

Selain Joko, BNN juga menangkap dua orang lainnya, yaitu Heru Prasetyo (41) dan Indra Bagus Santoso (28). Keduanya adalah warga Kampung Rejosari, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.


Kepala BNNP Jawa Tengah Brigadir Jenderal Muhammad Nur menjelaskan, pegungkapan kasus tersebut bermula ketika tim BNN menangkap Heru di Jalan Samratulangi Solo pada Jumat, 14 September 2018 lalu.

Kala itu, petugas mengamankan narkotika jenis sabu sebesar 30 gram tak lama setelah dia mengambil barang haram itu.

Tim kemudian mengembangkan temuan itu dengan melakukan penggeledahan di rumah tersangka.

“Di rumah tersangka HP, kami temukan lagi barang bukti sabu seberat 20 gram,” ujar Nur, dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (21/9/2018).

Baca juga: Ikatan Pilot: Pilot Pakai Narkoba, Langsung Cabut, No Excuse

Petugas mengembangkan temuan itu mencari pihak pemesan. Setelah dilacak, petugas menangkap si pemesan 30 gram sabu bernama Indra Bagus. Petugas meyakini Indra sebagai pemesan karena ada pesan di dalam handpone terkait pengambilan sabu.

Tidak cukup disitu, setelah dilakukan pengembangan, petugas akhirnya menemukan otak dari transaksi itu. Dialah seorang narapidana bernama Joko Prihatin.

Dari tangan Joko, petugas mengamankan dua ponsel yang digunakan Joko untuk berkomunikasi dengan Heru untuk peredaran narkotika.

“Tersangka Joko ini punya hubungan saudara tersangka HP. Joko ini paman dari HP,” tandasnya.

Dalam kasus ini, sejumlah barang bukti disita antara lain 1 paket sabu 30 gram yang dibungkus lakban hitam, 1 paket sabu 20 gram, 4 buah ponsel, dan 2 buah sepeda motor.

Para tersangka kini digelandang ke rumah tahanan BNN Jawa Tengah. Mereka dijerat pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Tersandung Kasus Hukum, Pria Ini Tetap Dilantik sebagai Anggota DPRD Gresik

Tersandung Kasus Hukum, Pria Ini Tetap Dilantik sebagai Anggota DPRD Gresik

Regional
Aceng Fikri Bisa Pastikan Wanita yang Bersamanya di Dalam Kamar Hotel Istri Sah

Aceng Fikri Bisa Pastikan Wanita yang Bersamanya di Dalam Kamar Hotel Istri Sah

Regional
Dokter Gigi Terduga Teroris di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Dokter Gigi Terduga Teroris di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Regional
Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Regional
Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Regional
Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Regional
Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Regional
6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

Regional
Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Regional
Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Regional
Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Regional
Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Regional
Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Regional
3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

Regional
Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X