Kronologi Oknum Polisi Bercanda soal Bom di Dalam Pesawat

Kompas.com - 21/09/2018, 15:46 WIB
Bandara El Tari, Kupang. WikipediaBandara El Tari, Kupang.

KUPANG, KOMPAS.com — Bripka FHM, polisi yang bertugas di Polres Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), diamankan petugas keamanan Bandara Udara El Tari Kupang.

Bripka FHM diamankan karena bercanda tentang bom saat berada di dalam pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW-1923 tujuan Kupang-Waingapu (Sumba Timur).

Sales and Shared Services Dept Head Bandara El Tari Kupang Kadir Usman kepada Kompas.com, Jumat (21/9/2018), mengatakan, peristiwa itu berlangsung pagi tadi sekitar pukul 06.00 Wita.

Kejadian itu, lanjut Kadir, bermula ketika Bripka FHM berada di dalam pesawat Wings Air dan duduk di kursi 3A.

"FHM ini masuk melalui pintu (gate) 4, tujuan ke Waingapu, setelah mengikuti kegiatan supervisi dari Mabes Polri bekerja sama dengan Universitas Terbuka di Kupang," ungkap Kadir.

Sebelum duduk di kursinya, lanjut Kadir, Bripka FHM hendak menaruh tas di atas kompartemen nomor 3A, namun tempat tersebut telah penuh oleh barang penumpang lain.

Baca juga: Mengaku Bawa Bom di Dalam Pesawat, Seorang Polisi Diamankan

Melihat itu, seorang kru pesawat bernama Bella Cornella mengarahkan FHM untuk menaruh barang di kompartemen kursi nomor 5.

Namun, saat menaruh tas bawaannya tidak masuk dengan sempurna, Bripka FHM meminta kru untuk merapikan. Lalu FHM pun menuju ke kursi nomor 3A untuk duduk.

"Pada saat kru Bella Cornella merapikan tas tersebut dengan cara mendorong, Bripka FHM menyampaikan bahwa, 'tasnya jangan ditekan, itu isinya bom nanti meledak'," ujar Usman menirukan ucapan FHM.

Mendengar itu, kru pesawat langsung melaporkan kejadian itu ke rekannya dan pilot.

Pilot pesawat Kapten Ario Jati Kusumo lalu meminta kepada security ground handling untuk menurunkan Bripka FHM.

Tak berselang lama, petugas keamanan bandara kemudian membawa Bripka FHM ke Posko Airport Security untuk dimintai keterangan.

"Hasil penyelidikan, Bripka FHM mengakui kesalahannya terkait candaan bom yang diucapkannya secara spontan dengan maksud bercanda, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya tersebut yang dituangkan dalam sebuah surat pernyataan," jelasnya.

Baca juga: Saksi Meringankan Tak Dihadirkan, Sidang Kasus Candaan Bom Dianggap Berat Sebelah

Selanjutnya, Airport Security menyerahkan Bripka FHM kepada Satuan Polisi Militer Lanud El Tari dan selanjutnya akan diserahkan ke pihak kepolisian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X