Pegawai Honorer Tewas Gantung Diri di Kantor Disperindag Pangkal Pinang

Kompas.com - 21/09/2018, 15:04 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi

TANJUNG PINANG, KOMPAS.com - Yudhi Meidiansyah (30), pegawai tidak tetap (PTT) atau honorer Disperindag Kota Tanjung Pinang ditemukan tewas gantung diri di ruangan Kabid Stabilisasi Harga, kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjung Pinang sekitar pukul 23.30 WIB, Kamis (20/9/2018) malam tadi.

Yudhi ditemukan pertama kali oleh pamannya dalam keadaan tergantung dengan tali nilon cokelat.

Kasat Reskrim Polres Tanjung Pinang, AKP Dwihatmoko saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut, namun Dwihatmoko mengaku masih belum mengetahui apa motif hingga korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri ini.

"Saat ini pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi termasuk paman korban, orang yang pertama kali menemukan korban dalam kondisi tergantung," kata Dwihatmoko, Sabtu (21/9/2018).

Selain pamannya, istri Yudhi juga sudah diperiksa.

Pria yang akrab disapa Moko ini menjelaskan, kejadian ini berawal dari kecurigaan sang istri, Lina yang sudah berulang kali menelepon dan mengirimkan pesan singkat serta WhatsApp kepada suaminya, namun tidak kunjung dibalas.

Baca juga: Kurang dari 12 jam, Dua Warga Gunungkidul Gantung Diri

Istri korban kemudian meminta pamannya untuk mencari dan mengecek keberadaan korban di kantor tempat korban bekerja.

"Dari sanalah korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi, dan saat itu juga paman korban menurunkan korban dan membawanya pulang ke kediaman orangtuanya di Jalan Sidorejo, Kelurahan Sungai Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjung Pinang," jelas Moko.

Meski Yudhi sudah dibawa, namun tim identifikasi Polres Tanjungpinang tetap memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk memudahkan pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti.

"Pengakuan dari beberapa staf yang bekerja di Disperindag Kota Tanjung Pinang, korban bekerja sebagai Staf Sub Program Disperindag Tanjung Pinang. Bahkan selama korban bekerja di sana diketahui korba sama sekali tidak punya masalah dengan siapapun. Hanya saja teman sekerja korban mengatakan korban orangnya tertutup," terangnya.

Pernah mencoba bunuh diri

Lebih jauh Moko menjelaskan, dari keterangan beberapa saksi diketahui sebelumnya korban juga pernah mencoba bunuh diri. Hanya saja aksi tersebut digagalkan teman sekerjanya.

"Menurut keterangan sejumlah saksi yang merupakan teman sekantor korban, diketahui sekitar 2011 lalu korban pernah mencoba bunuh diri, namun tidak berhasil," ungkap Moko.

Baca juga: Kurang dari 12 jam, Dua Warga Gunungkidul Gantung Diri

Korban sendiri diketahui baru saja menikah sekitar setahun lalu. Bahkan sebelum akhirnya ditemukan tewas gantung diri, sekitar pukul 17.00 WIB korban masih sempat bercanda dengan teman sekantornya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X