Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/09/2018, 08:00 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Dipilihnya mantan Kapolda Jawa Timur Irjen (Purn) Machfud Arifin, menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-Ma'ruf Amin mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko.

Meski kecenderungan masyarakat Jatim lebih patuh terhadap kiai, Moeldoko mengaku memiliki alasan tersendiri mengapa TKD Jatim tidak mengambil tokoh dari unsur ulama.

Menurut Moeldoko, Machfud adalah sosok yang tepat didaulat sebagai ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jatim. Dirinya tak melihat latar belakang Machfud sebagai seorang polisi.

Sebab, faktor militer atau non militer tidak menjadi perhitungannya.

Baca juga: Moeldoko Tanggapi Ribut-ribut Mendag Vs Dirut Bulog soal Impor Beras

"Oh, enggak begitu caranya. Kita nanti ada strong point yang sudah kita pikirkan. Jadi bukan itu, bukan bicara militer atau nonmiliter," ucap Moeldoko di Surabaya, Kamis (20/9/2018).

Meski Ketua TKD Jatim Jokowi-Ma'ruf Amin bukan dari kalangan ulama, Moeldoko meyakini Machfud merupakan figur yang tepat dan memiliki pengaruh besar di kalangan masyarakat Jatim.

"Yang kami baca adalah siapa yang memiliki pengaruh yang besar sebagai influencer dan bisa mempengaruhi lingkungan itu," terangnya.

Pada Pilpres 2019, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin diusung koalisi 9 partai, yakni PDI-P, PKB, Golkar, Perindo, NasDem, Hanura, PKPI, PSI, dan PPP.

Baca juga: Moeldoko: Kita Memang Masih Perlu Impor Beras

Sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diusung Partai Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS.

Pada Kamis (20/9/2018) sore, KPU Pusat telah menetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai capres dan cawapres resmi di Pilpres 2019 mendatang.

KPU juga menetapkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno untuk memperebutkan kursi Presiden dan Wakil Presiden.

KPU menyatakan syarat administrasi sudah dipenuhi kedua pasangan calon. Selanjutnya pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno tinggal menunggu penetapan nomor urut.

Pengundian nomor urut pasangan capres dan cawapres 2019 akan digelar KPU pada Jumat (21/9/2018) malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendorong Pembangunan KA Tegineneng - Bakauheni

Mendorong Pembangunan KA Tegineneng - Bakauheni

Regional
Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.