Kompas.com - 20/09/2018, 18:58 WIB
Rumah bercat hijau muda ini adalah kediaman Eko Purnomo yang saat ini terhimpit tembok tetangganya tanpa akses jalan. KOMPAS.com/AGIEPERMADIRumah bercat hijau muda ini adalah kediaman Eko Purnomo yang saat ini terhimpit tembok tetangganya tanpa akses jalan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Eko Purnomo terusir dari rumahnya yang berlokasi di RT 05, RW 06, Kelurahan Pasir Jati, Kecamatan Ujung Berung, lantaran akses jalan terhimpit tembok tetangganya.

Eko pun kemudian mencari keadilan lantaran di denah sertifikat yang dimilikinya terdapat jalan yang menurut Badan Pertanahan Nasional (BPN) adalah fasilitas Umum (fasum), yakni sebuah gang jalan yang bisa digunakan Eko sebagai akses menuju rumahnya. Namun apa daya, jalan yang ada pada denah itu kini sudah tertutup bangunan rumah tetangganya.

Proses mediasi pun dilakukan pihak Kecamatan Ujung Berung untuk mencari solusi terkait akses jalan untuk Eko.

Sejumlah pihak dihadirkan dalam mediasi itu, baik Eko, makelar tanah Sadli, dan tetangga-tetangga di sekitar rumah eko beserta perwakilan dari BPN, Dinas Tata Ruang, hingga aparatur kewilayahan lainnya.

Setelah beberapa kali mediasi, akhirnya Rabu (19/9/2018) dicapai kesepakatan bahwa Eko akan dibuatkan jalan alternatif.

Baca juga: Begini Kata Tetangga Eko yang Hibahkan Tanahnya untuk Akses Jalan

Jalan tersebut merupakan hibah dari salah satu tetangga yang diketahui keluarga almarhum Imas, pemilik rumah tepat di belakang rumah Eko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah disepakati bersama, pembongkaran pembuatan jalan dengan lebar satu meter dan panjang enam meter itu pun dilakukan Kamis (20/92018) sekitar pukul 09.00 WIB tadi pagi.

Adapun pembiayaan pembuatan jalan ini, menurut Camat Ujung Berung Taufik, dilakukan secara swadaya.

Baca juga: Pembongkaran Jalan Akses Menuju Rumah Eko Dikerjakan Hari Ini (3)

Lalu bagaimana kondisi pembongkaran itu terjadi, berikut foto-fotonya:

Tembok rumah tetangganya tampak berdiri tepat di depan rumah Eko Purnomo di RT 05 Rw 06 Kelurahan Pasir jati, Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung. Tetangga Eko sengaja membuat pintu untuk Eko Pribadi bukan untuk kepentingan komersil Eko.KOMPAS.com/AGIEPERMADI Tembok rumah tetangganya tampak berdiri tepat di depan rumah Eko Purnomo di RT 05 Rw 06 Kelurahan Pasir jati, Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung. Tetangga Eko sengaja membuat pintu untuk Eko Pribadi bukan untuk kepentingan komersil Eko.

terlihat di depan celah kecil antar rumah warga ini adalah rumah kediaman Eko Purnomo yang terhimpit tembok tetangganya. Setelah dilakukan oembongkaran sesuai ukuran yang disepakati, nantinya Eko dapat masuk ke rumahnya melalui jalan ini.KOMPAS.com/AGIEPERMADI terlihat di depan celah kecil antar rumah warga ini adalah rumah kediaman Eko Purnomo yang terhimpit tembok tetangganya. Setelah dilakukan oembongkaran sesuai ukuran yang disepakati, nantinya Eko dapat masuk ke rumahnya melalui jalan ini.

Tampak dalam ruangan rumah Eko Purnomo yang kini sudah kosong tak terisi. Ruangan di rumah Eko sebagian besar minim cahaya lantaran terhalang tembok tetangganya. Kini Eko akan memiliki akses jalan masuk setelah tetangganya menghibahkan tanah dengan lebas satu meter dan panjang enam meter. KOMPAS.com/AGIEPERMADI Tampak dalam ruangan rumah Eko Purnomo yang kini sudah kosong tak terisi. Ruangan di rumah Eko sebagian besar minim cahaya lantaran terhalang tembok tetangganya. Kini Eko akan memiliki akses jalan masuk setelah tetangganya menghibahkan tanah dengan lebas satu meter dan panjang enam meter.

Tampak tembok rumah keluarga Imas tengah dijebol warga yang sedang membantu pembongkaran pembuatan jalan akses masuk ke Rumah Eko Purnomo di Rt05 RW 06, Kelurahan Pasir Jati, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung. Sekitar satu meter lebar dan panjang enam meter tanah dihibahkan keluarga Imas untuk jalan.KOMPAS.com/AGIEPERMADI Tampak tembok rumah keluarga Imas tengah dijebol warga yang sedang membantu pembongkaran pembuatan jalan akses masuk ke Rumah Eko Purnomo di Rt05 RW 06, Kelurahan Pasir Jati, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung. Sekitar satu meter lebar dan panjang enam meter tanah dihibahkan keluarga Imas untuk jalan.

Tembok rumah keluarga Imas terlihat sudah rusak dijebol pekerja yang saat ini tengah membuat jalan untuk akses keluar masuk ke rumah Eko Purnomo di  RT 05 Rw 06 Kelurahan Pasir jati, Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung.KOMPAS.com/AGIEPERMADI Tembok rumah keluarga Imas terlihat sudah rusak dijebol pekerja yang saat ini tengah membuat jalan untuk akses keluar masuk ke rumah Eko Purnomo di RT 05 Rw 06 Kelurahan Pasir jati, Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.