Kompas.com - 20/09/2018, 11:45 WIB
Terlihat gang kecil yang hanya bisa dilalui satu orang ini merupakan jalan yang akan dibuat untuk kases masuk jalan menuju rumah Eko. Hari ini Kamis (20/9/2018) pembuatan jalan tersebut dilakukan tim Gober Kelurahan Pasir Jati dan warga. KOMPAS.com/AGIEPERMADITerlihat gang kecil yang hanya bisa dilalui satu orang ini merupakan jalan yang akan dibuat untuk kases masuk jalan menuju rumah Eko. Hari ini Kamis (20/9/2018) pembuatan jalan tersebut dilakukan tim Gober Kelurahan Pasir Jati dan warga.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pembongkaran jalan akses menuju rumah Eko Purnomo di RT05 RW06 Kelurahan Pasir Jati, Kecamatan Ujung Berung, akhirnya dilakukan hari ini, Kamis (20/9/2018). 

Berdasarkan pantauan Kompas.com, para pekerja sedari pagi sekira pukuk 09.00 WIB melakukan pembongkaran jalan yang dimulai dari depan sisi kiri rumah alamarhum Imas.

Baca juga: Eko Akhirnya Miliki Akses Jalan ke Rumahnya (2)

Seperti diketahui, keluarga almarhum Imas menghibahkan tanahnya seluas 1x6 m2 untuk akses jalan ke rumah Eko.

Sejumlah pekerja yang terdiri dari Tim Gober Kelurahan Pasirjati dan warga bahu membahu terlihat sibuk membawa bongkahan materi bangunan untuk dikumpulkan di tempat tertentu yang tidak jauh dari lokasi pembongkaran.

Petugas Satpol PP kecamatan Ujung berung tengah menandai tembok yang bakal dibongkar untuk dijadikan akses jalan ke Rumah Eko  di RT05 RW06 Kelurahan Pasir Jati, Kecamtan Ujung Berung. Rumah Imas dipilih menjadi jalan alternatif lantaran keluarga almarhum Imas memberikan sebagian tanahnya dengan lebar satu meter dan panjang enam meter untuk akses jalan ke rumah Eko. Adapun pembongkaran dilakukan dan dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah kota Bandung.KOMPAS.com/AGIEPERMADI Petugas Satpol PP kecamatan Ujung berung tengah menandai tembok yang bakal dibongkar untuk dijadikan akses jalan ke Rumah Eko di RT05 RW06 Kelurahan Pasir Jati, Kecamtan Ujung Berung. Rumah Imas dipilih menjadi jalan alternatif lantaran keluarga almarhum Imas memberikan sebagian tanahnya dengan lebar satu meter dan panjang enam meter untuk akses jalan ke rumah Eko. Adapun pembongkaran dilakukan dan dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah kota Bandung.

Sedang sebagian pekerja membongkar bangunan sesuai dengan tanda yang telah diberikan pihak kecamatan Ujung berung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembongkaran sendiri dimulai dari pagar rumah yang kemudian dilanjutkan ke tembok ujung kiri rumah alamarhum Imas.

Baca juga: Eko Akhirnya Miliki Akses Jalan ke Rumahnya (1)

Kompas.com berkesempatan untuk menelusuri gang kecil sebelum pembongkaran dilakukan. Gang tersebut memang sangat sempit hanya bisa dilewati oleh satu orang saja. Rumah Eko sendiri berada tepat di belakang rumah Imas.

Saat tiba di rumah Eko, terlihat rumah bercat hijau itu tampak sepi dan kurang penerangan. Sebagian ruang rumah itu terlihat kosong meski ada sebagian barang tersisa di rumah tersebut.

Nantinya setelah pembongkaran dilakukan, Eko akan memiliki akses masuk sebuah gang dengan lebar satu meter dan panjang enam meter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.