Honorer K-II Tak Bisa Daftar CPNS, Risma Minta Dispensasi KemenPAN-RB

Kompas.com - 20/09/2018, 09:23 WIB
Wali kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.com/ACHMAD FAISALWali kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Nasib para honorer kategori II (K-II) di Kota Surabaya untuk bisa mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2018 terhalang oleh persyaratan yang membatasi usia pendaftar maksimal berusia 35 tahun.

Itu seperti persyaratan yang dikeluarkan tim seleksi CPNS dari KemenPAN-RB bahwa batas maksimal pendaftar ialah berusia 35 tahun.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma mengaku akan memperjuangkan para honorer yang sudah bekerja dan mengabdi bertahun-tahun di Kota Pahlawan.

Menurut Risma, dirinya sudah melayangkan surat kepada KemenPAN-RB guna meminta dispensasi terkait batasan usia CPNS yang dinilai memberatkan bagi honorer K-II.

Baca juga: Besok, Ribuan Guru Honorer di Sukabumi Akan Mogok Mengajar

Masih menurut Risma, sebagian jumlah honorer di Surabaya, usianya di atas 35 tahun atau tidak memenuhi ketentuan perekrutan CPNS.

"Jika mereka tidak diangkat, sementara usia semakin bdrtambah, akan membebani pemerintah daerah," ucap Risma, Rabu (19/9/2018).

Oleh karena itu, Risma merasa perlu untuk mrminta dispensasi. Permintaan dispensasi, lanjut Risma, hanya diperuntukkan bagi honorer K-II di lingkungan Pemkot Surabaya dengan masa bakti 15-20 tahun.

"Saat ini saya masih menunggu surat balasan dari KemenPAN-RB," kata Risma.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Lompat ke Laut, 5 Penumpang Kembali Naiki Kapal Setelah KM Lambelu Diizinkan Bersandar

Sempat Lompat ke Laut, 5 Penumpang Kembali Naiki Kapal Setelah KM Lambelu Diizinkan Bersandar

Regional
Pria Pemeras Pacar hingga Rp 42 Juta di Sumbar Juga Ancam Sebar Foto Bugil Wanita Lain di Palembang, Korban Rugi Rp 80 Juta

Pria Pemeras Pacar hingga Rp 42 Juta di Sumbar Juga Ancam Sebar Foto Bugil Wanita Lain di Palembang, Korban Rugi Rp 80 Juta

Regional
Pasien Positif Covid-19 di DIY Bertambah Satu Orang

Pasien Positif Covid-19 di DIY Bertambah Satu Orang

Regional
Kisah Ajudan Wagub Sumut Terpapar Covid-19, Pulang dari Jakarta, Syok Saat Dinyatakan Positif Corona

Kisah Ajudan Wagub Sumut Terpapar Covid-19, Pulang dari Jakarta, Syok Saat Dinyatakan Positif Corona

Regional
Dalam Sehari, 2 PDP Covid-19 di Sidoarjo Meninggal

Dalam Sehari, 2 PDP Covid-19 di Sidoarjo Meninggal

Regional
Kondisi Membaik Selama Karantina Mandiri, Pasien Positif di Jombang Tunggu Hasil Swab

Kondisi Membaik Selama Karantina Mandiri, Pasien Positif di Jombang Tunggu Hasil Swab

Regional
Ditangkap Usai Jambret Ponsel Milik Bocah, Pelaku Ini Mengaku Baru Pendalaman

Ditangkap Usai Jambret Ponsel Milik Bocah, Pelaku Ini Mengaku Baru Pendalaman

Regional
Sebanyak 125 Warga Binaan Rutan Malendeng Manado Jalani Asimilasi di Rumah

Sebanyak 125 Warga Binaan Rutan Malendeng Manado Jalani Asimilasi di Rumah

Regional
Update Kabar Baik Corona di Lampung, 7 dari 16 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

Update Kabar Baik Corona di Lampung, 7 dari 16 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

Regional
Gubernur Banten Minta Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel Segera Lakukan PSBB

Gubernur Banten Minta Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel Segera Lakukan PSBB

Regional
Sebanyak 1.222 Karyawan di Banyumas Dirumahkan, Diusulkan Dapat Bantuan

Sebanyak 1.222 Karyawan di Banyumas Dirumahkan, Diusulkan Dapat Bantuan

Regional
Walau Pasien Positif Corona 53 Orang Per 7 April, Sumut Belum Ajukan PSBB

Walau Pasien Positif Corona 53 Orang Per 7 April, Sumut Belum Ajukan PSBB

Regional
Di Banyuwangi, Dompet Dhuafa Hadirkan Bilik Disinfektan “Drive Thru” Bagi Ojek Online

Di Banyuwangi, Dompet Dhuafa Hadirkan Bilik Disinfektan “Drive Thru” Bagi Ojek Online

Regional
Rapid Test 3.500 ODP di Jawa Tengah, 53 Orang Tunjukkan Hasil Reaktif

Rapid Test 3.500 ODP di Jawa Tengah, 53 Orang Tunjukkan Hasil Reaktif

Regional
Minimalisir Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Wajibkan Warga Pakai Masker Kain

Minimalisir Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Wajibkan Warga Pakai Masker Kain

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X