Kompas.com - 19/09/2018, 19:59 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan mengerahkan Mobil Training Unit (MTU), mobil Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan, serta kendaraan-kendaraan dinas untuk mempercepat penyaluran sumbangan bantuan untuk korban gempa di Lombok, NTB, Kamis (15/8/2018) Dok. Humas KemnakerKementerian Ketenagakerjaan mengerahkan Mobil Training Unit (MTU), mobil Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan, serta kendaraan-kendaraan dinas untuk mempercepat penyaluran sumbangan bantuan untuk korban gempa di Lombok, NTB, Kamis (15/8/2018)

KOMPAS.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah dilantik. Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi diharapkan Jokowi dapat meneruskan program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa.

Ratusan titik pengungsian bersih pekan depan, menjadi target Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram.

Selain itu, Presiden, pada Rabu (19/9/2018), melantik Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi sebagai gubernur dan wakil gubernur NTB di Istana Negara, Jakarta.

Berikut fakta terbaru bencana gempa di Lombok, NTB.

1. Jokowi melantik Gubernur dan Wakil Gubernur NTB

Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih Zulkifliemansyah (kiri) dan Wakil Gubernur terpilih Sitti Rohmi Djalilah (kanan) mengikuti prosesi kirab di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Presiden Joko Widodo melantik  Zulkifliemansyah dan Sitti Rohmi Djalilah menjadi gubernur dan wakil gubernur NTB periode 2018-2023.ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih Zulkifliemansyah (kiri) dan Wakil Gubernur terpilih Sitti Rohmi Djalilah (kanan) mengikuti prosesi kirab di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Presiden Joko Widodo melantik Zulkifliemansyah dan Sitti Rohmi Djalilah menjadi gubernur dan wakil gubernur NTB periode 2018-2023.

Presiden Joko Widodo melantik pasangan gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2018-2023, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah.

Upacara pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/8/2018) pagi.

Kepada keduanya, Jokowi berpesan, untuk segera bekerja menyelesaikan proses rehabilitasi pasca gempa.

"Baik fasilitas umum, sekolah, rumah sakit, puskesmas, dan rumah-rumah yang rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Tugas utamanya ke sana dulu," kata dia.

Baca Juga: Golkar Pecat Kader yang Korupsi Dana Rehabilitasi Gempa Lombok

2. Jokowi jelaskan terkait pencairan dana gempa

Desa Mupayung Daya, Lombok, Nusa Tenggara Barat pasca gempa. Kompas.com/Mutia Fauzia Desa Mupayung Daya, Lombok, Nusa Tenggara Barat pasca gempa.

Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait dana rehabilitasi rumah yang rusak akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Menurut mantan Wali Kota Solo tersebut, dana belum bisa dicairkan karena ada tahapan yang harus dilalui.

"Ini kan step-nya satu persatu. Kalau sudah ada yang siap, sudah diverifikasi, tentu saja akan segera diberikan," kata Jokowi, Rabu (19/8/2018).

"Kalau belum, proses lapangan ada diverifikasi, nanti diberikan lagi. Ada proses, masak langsung. Kan enggak seperti itu, ada prosedurnya," tambah dia

Baca Juga: Golkar Pecat Kader yang Korupsi Dana Rehabilitasi Gempa Lombok

3. 100 Marinir perkuat bantuan kemanusiaan di Lombok

Seorang warga mengintip dibalik reruntuhan rumah yang rusak akibat gempa bumi saat proses evakuasi korban di rumah tersebut di Pemenang, Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8). Berdasarkan data BNPB mencatat sedikitnya 98 korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi yang terjadi Minggu (5/8) dan kemungkinan masih akan bertambah. ANTARA FOTO/Zabur Karuru Seorang warga mengintip dibalik reruntuhan rumah yang rusak akibat gempa bumi saat proses evakuasi korban di rumah tersebut di Pemenang, Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8). Berdasarkan data BNPB mencatat sedikitnya 98 korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi yang terjadi Minggu (5/8) dan kemungkinan masih akan bertambah.

100 prajurit TNI Korps Zeni dari Pasukan Marinir-1 Jakarta dann Pasukan Marinir-2 Surabaya, tiba di Mataram, NTB untuk membantu korban gempa di Lombok.

Para prajurit Marinir tersebut membawa dua unit loader, dua unit ekskavator, empat unit dump truck, dua unit truk pasukan, serta satu unit mobil jip, untuk membantu proses rekonstruksi dan rehabilitasi gempa Lombok.

"Mereka akan memperkuat pasukan yang sudah ada, dalam rangka tugas kemanusiaan membantu pembongkaran dan pembersihan rumah-rumah warga serta fasilitas umum yang rusak akibat gempa bumi," kata Asops Kogasgabpad Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan, dilansir dari Antara.

"Harapannya, rumah dan bangunan yanng sudah dibersihkan cepat segera dibangun kembali," ungkapnya.

Baca Juga: Dana Rehab Rumah Gempa Lombok Belum Cair, Ini Kata Jokowi

4. Titik pengungsian akan segera bersih

Warga pengungsi gempa Lombok memasang kelambu agar terhindar dari gigitan nyamuk malariaKompas.com/fitri Warga pengungsi gempa Lombok memasang kelambu agar terhindar dari gigitan nyamuk malaria

Pemerintah Kota Mataram menargetkan titik pengungsian yang jumlahnya ratusan akan bersih pekan depan.

Sejak dua pekan terakhir, jumlah titik pengungsian mulai berkurang seiring kesiapan warga korban gempa untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Warga yang sudah merasa siap secara mental telah kembali ke rumah dan sudah melakukan pembongkaran tendanya sendiri," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Irwan Rahadi.

Namun, petugas tetap akan selalu siap membantu warga yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wagub NTB

Sumber: KOMPAS.com (Ihsanuddin)/ ANTARA

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.