Ini Kisah Lengkap Ibu Angkat Sekap Tiga Anaknya Bersama Binatang

Kompas.com - 18/09/2018, 23:40 WIB
Dua bocah yang disekap bersama binatang oleh ibu tirinya berhasil diamankan petugas Satgas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.  KOMPAS.com/Hendra CiptoDua bocah yang disekap bersama binatang oleh ibu tirinya berhasil diamankan petugas Satgas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

MAKASSAR, KOMPAS.com — Kasus tiga bocah disekap bersama binatang oleh ibu angkatnya, Meilania Detaly alias Acci alias Memei alias Gensel (40), di sebuah rumah toko (ruko) yang di Jalan Mirah Seruni, Kecamatan Panakukang, Makassar, akhirnya terbongkar.

Kasus ini terkuak setelah ketiganya, yakni OW (11) bocah laki-laki, US (5) anak perempuan, dan bocah laki-laki DV (2 tahun 6 bulan) berusaha kabur dari ruko tempatnya disekap saat ditinggal pergi ibu angkatnya, Minggu (16/9/2018) malam.

Di ruko berlantai tiga yang disewa Memei, ketiga bocah itu disekap bersama binatang, antara lain anjing.

Lantai 1 ruko itu dijadikan butik, lantai 2 dijadikan tempat tinggal, dan di lantai 3 digunakan tempat penyimpanan 6 ekor anjing dan beberapa ekor kucing.

Ketiga bocah ini sering ditinggalkan Memei dan dikunci dari luar. Mereka ditinggalkan tanpa terurus bahkan biasa kelaparan di dalam ruko.

Bukan hanya itu saja, ketiga bocah ini sering mendapat penyiksaan dari ibu angkatnya.

Ketiganya sepakat dan nekat kabur dengan mencungkil pintu ruko.

Bocah OW kabur entah ke mana meninggalkan kedua adiknya, sedangkan US dan DV terlihat berkeliaran di depan ruko oleh warga.

Warga yang melihat DV berkeliaran di tengah jalan kemudian mengamankannya. Warga bersama petugas kemanan di kawasan ruko tersebut lalu mencari saudara DV dan hanya US yang berhasil ditemukan, sedangkan OW tidak diketahui keberadaannya.

Baca juga: Batang Besi yang Diduga untuk Menganiaya 3 Bocah Ditemukan Polisi

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Unit PPA Polrestabes Makassar.

Warga dan petugas keamanan pun membawa US dan DV ke kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kota Makassar yang tak jauh dari lokasi itu.

Diketahui, P2TP2A pernah menangani kasus kekerasan kedua anak tersebut pada tahun 2017 lalu.

Selanjutnya, kasus ini dilaporkan P2TP2A ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, Senin (17/9/2018) siang.

Polisi bersama P2TP2A kemudian melakukan penyelidikan dan mencari bocah OW serta ibu angkatnya yang kabur. OW dan ibu angkatnya ditemukan di tempat berbeda, Senin (17/9/2018) malam.

Memei ditangkap polisi saat dia bersama pengacaranya datang ke kantor P2TP2A untuk mengambil paksa anaknya.

Adapun OW ditemukan di ibu asuh pertamanya, Ani, yang juga PRT di rumah Memei. Ani tinggal di Jalan Toddopuli 6. 

Baca juga: Kisah 3 Bocah Disekap Ibu Angkat, Tubuh Penuh Luka dan Dikurung bersama Binatang

Setelah mengamankan Memei dan ketiga anak angkatnya, polisi bersama P2TP2A membawa bocah OW untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di ruko kontrakan itu.

Dari olah TKP, polisi menyita beberapa alat bukti termasuk sebatang besi yang biasa digunakan Memei memukul ketiga anak angkatnya.

Usai olah TKP, tim Animal Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar datang untuk mengamankan binatang yang berada di dalam ruko tersebut. Tim menemukan 6 ekor anjing piaraan Memei terkandang di lantai 3.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X