Batang Besi yang Diduga untuk Menganiaya 3 Bocah Ditemukan Polisi

Kompas.com - 18/09/2018, 15:49 WIB
Dua bocah yang disekap bersama binatang oleh ibu tirinya berhasil diamankan petugas Satgas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.  KOMPAS.com/Hendra CiptoDua bocah yang disekap bersama binatang oleh ibu tirinya berhasil diamankan petugas Satgas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Setelah kasus penyiksaan dan penyekapan 3 bocah bersama binatang terungkap, penyidik Polrestabes Makassar melakukan olah TKP di sebuah rumah toko (ruko) di Jl Mirah Seruni, Kecamatan Panakukang.

Dari olah TKP, penyidik menyemukan batang besi yang diduga digunakan Acci alias Memei alias Gensel (40) menganiaya ketiga anak angkatnya, bocah berinisial OW (11), US (5) dan DV (2 tahun 6 bulan). 

“Olah TKP dilakukan penyidik Polrestabes Makassar didampingi tim P2TP2A Kota Makassar beserta korban OW. Dari olah TKP, ditemukan sejumlah alat termasuk sebatang besi yang diduga digunakan Memei melakukan kekerasan terhadap ketiga korban. Alat bukti yang disita ditunjukkan oleh korban OW,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, Selasa (18/9/2018).

Baca juga: Kisah 3 Bocah Disekap Ibu Angkat, Tubuh Penuh Luka dan Dikurung bersama Binatang
Wirdhanto menegaskan, kasus ini sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Penyidik saat ini terus memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti.

“Meski belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, kasus ini sudah ditingkatkan ke penyidikan. Sudah ada beberapa saksi yang kita periksa yakni saksi korban dan saksi warga di sekitar lokasi penyekapan ini. Kami akan periksa juga saksi psikolog dari P2TP2A Kota Makassar,” bebernya.

Saat ditanya bekas luka sulut rokok di tubuh korban, Wirdhanto mengaku masih melakukan pendalaman.

Setelah dilakukan olah TKP, tim Animal Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar datang untuk mengevakuasi seluruh binatang piaraan ibu angkat ketiga bocah tersebut.

Di tempat ini, tim mengamankan  6 ekor anjing yang disimpan di lantai 3 ruko.

Baca juga: Satu Bocah yang Disekap Bersama Binatang dan Kabur Akhirnya Ditemukan

Sebelumnya telah diberitakan, tiga orang bocah masing-masing berinisial OW (11), US (5) dan DV (2 tahun 6 bulan) disekap bersama binatang oleh ibu angkatnya Acci alias Memei alias Gensel (40) di sebuah rumah toko yang di Jl Mirah Seruni, Kecamatan Panakukang, Makassar.

Dua bocah, yakni US berjenis kelamin perempuan dan DV berjenis kelamin laki-laki ini telah diamankan warga dan diserahkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar.

Sedangkan bocah laki-laki OW sempat kabur dari lokasi penyekapan dan akhirnya ditemukan.

Kasus penyekapan ini terungkap setelah ketiga bocah ini berhasil kabur keluar dari ruko. Bocah DV terlihat oleh warga berkeliaran di jalan dan bergegas diamankan oleh petugas keamanan yang bertugas di daerah tersebut, Minggu (16/9/2018) malam.

Bocah US juga ikut diamankan oleh warga dan diserahkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar.

Pada Senin (17/9/2018) siang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Makassar. Sementara ibu angkat ketiga bocah itu sempat kabur namun kini masih diperiksa polisi.

Kompas TV Polisi dari sektor Kemayoran masih mendalami kasus itu guna mengungkap pelaku pelemparan batu.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X