Kompas.com - 18/09/2018, 11:49 WIB
Nursaka (8) menunjukkan buku Pas Lintas Batas (PLB) usai melintas di PLBN Entikong saat hendak menuju sekolahnya, Kamis (13/9/2018). Nursaka adalah bocah SD asal Indonesia yang melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia setiap hari demi bersekolah. Dia tinggal bersama keluarganya di di Tebedu, Malaysia, dan berangkat ke sekolah setiap hari di Entikong, Indonesia. KOMPAS.com/Yohanes Kurnia IrawanNursaka (8) menunjukkan buku Pas Lintas Batas (PLB) usai melintas di PLBN Entikong saat hendak menuju sekolahnya, Kamis (13/9/2018). Nursaka adalah bocah SD asal Indonesia yang melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia setiap hari demi bersekolah. Dia tinggal bersama keluarganya di di Tebedu, Malaysia, dan berangkat ke sekolah setiap hari di Entikong, Indonesia.

ENTIKONG, KOMPAS.com - Wajah Nursaka (8) berseri-seri. Matanya berbinar-binar.

Pada Jumat (14/9/2018), sebuah sepeda yang diidam-idamkannya tiba, sebuah sepeda gunung dengan warna merah putih bertuliskan hadiah dari Presiden RI Joko Widodo.

Sepeda itu datang ke Entikong dibawa langsung oleh staf istana dari Jakarta beberapa hari setelah keinginan untuk mendapatkan sepeda dari Jokowi diungkapkannya dalam wawancara dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Entikong.

Baca juga: Kisah Nursaka, Bocah SD yang Setiap Hari Bolak-balik Indonesia-Malaysia demi Sekolah di Tanah Air (1)

Namun, meski sudah mendapatkan sepeda, keinginan Saka, panggilan bocah Kelas 3 SD Negeri 03 Sontas, itu untuk langsung bertemu dengan Jokowi masih kuat.

"Pak Jokowi, Saka mau ketemu Bapak..." ungkapnya.

Nursaka (8) saat menerima hadiah sepeda dari Presiden Joko Widodo yang dibawa langsung oleh staf Istana dari Jakarta, Kamis (13/9/2018). Nursaka adalah bocah SD asal Indonesia yang melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia setiap hari demi bersekolah. Dia tinggal bersama keluarganya di di Tebedu, Malaysia, dan berangkat ke sekolah setiap hari di Entikong, Indonesia.KOMPAS.com/Yohanes Kurnia Irawan Nursaka (8) saat menerima hadiah sepeda dari Presiden Joko Widodo yang dibawa langsung oleh staf Istana dari Jakarta, Kamis (13/9/2018). Nursaka adalah bocah SD asal Indonesia yang melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia setiap hari demi bersekolah. Dia tinggal bersama keluarganya di di Tebedu, Malaysia, dan berangkat ke sekolah setiap hari di Entikong, Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keinginannya untuk bertemu dengan Presiden RI  Joko Widodo ternyata sudah dipendam sejak lama.

Ketika Jokowi datang dan meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong pada Desember 2016 silam, Saka juga ada di sana bersama kedua orangtuanya.

Baca juga: Saya Indonesia, Alasan Bocah Nursaka Bolak-balik Malaysia-Indonesia untuk Sekolah (2)

Saat itu, dia begitu bersemangat ingin bersalaman dengan Jokowi, namun tidak kesampaian. Sang ayah, Darsono, saat itu menghalangi dan memeluk Saka yang baru berusia 6 tahun karena suasana sangat ramai dan berdesakan.

"Saya ingin bertemu dengan Pak Jokowi," ujar Saka saat Kompas.com mengikutinya dari rumah di Tebedu Malaysia berangkat menuju ke sekolah di Sontas, Entikong, Kamis (13/9/2018) pagi.

Nursaka (8), bocah SD asal Indonesia yang melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia setiap hari demi bersekolah. Dia tinggal bersama keluarganya di di Tebedu, Malaysia, dan berangkat ke sekolah setiap hari di Entikong, Indonesia. Setiap hari, dia harus terus membawa pas batas negara dan melintasi Imigrasi.KOMPAS.com/Yohanes Kurnia Irawan Nursaka (8), bocah SD asal Indonesia yang melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia setiap hari demi bersekolah. Dia tinggal bersama keluarganya di di Tebedu, Malaysia, dan berangkat ke sekolah setiap hari di Entikong, Indonesia. Setiap hari, dia harus terus membawa pas batas negara dan melintasi Imigrasi.

Saat itu, salah satu keinginan Saka bertemu Jokowi adalah ingin mendapatkan hadiah sepeda. Hal tersebut dia ketahui dari rekan-rekannya di sekolah, apabila ingin sepeda, minta ke Pak Jokowi. Namun, saat sudah mendapatkan sepeda, keinginan untuk bertemu Jokowi masih sama besarnya.

Baca juga: Keseharian Bocah Nursaka, Sekolah di Indonesia lalu Bantu Ayah Cari Kaleng Bekas di Malaysia (3)

Darsono mengatakan, keinginan kuat Nursaka untuk bisa bertemu Jokowi berawal dari melihat dirinya sempat bersalaman dengan Jokowi saat itu.

"Dia (Nursaka) lihat saya salaman, dia mau juga, tapi enggak kesampaian karena waktu itu ramai dan berdesakan," ungkap Darsono.

Sejak saat itu, lanjut Darsono, keinginan untuk bertemu Jokowi terus dipendamnya hingga saat ini....

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.