Imbas Kekeringan, Babi Hutan Masuk ke Rumah Warga

Kompas.com - 17/09/2018, 17:34 WIB
Warga berhasil memburu seekor babi hutan seberat 70 kilogram yang menerobos masuk ke rumah milik Achmad, warga Desa Sinduaji, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (17/9/2018). Dok Polsek PandanarumWarga berhasil memburu seekor babi hutan seberat 70 kilogram yang menerobos masuk ke rumah milik Achmad, warga Desa Sinduaji, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (17/9/2018).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Seekor babi hutan membuat geger warga di Desa Sinduaji, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Senin (17/9/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kepanikan terjadi karena babi hutan seberat 70 kilogram tersebut tak hanya berkeliaran di pemukiman, namun juga masuk ke rumah milik warga.

Kapolsek Pandanarum, Ajun Komisaris Bambang Irianto mengatakan, babi hutan menerobos masuk ke rumah milik Achmad melalui jendela yang terbuka.

Hewan liar itu terjebak di dalam ruang tamu dan merusak properti yang ada di dalamnya.

Baca juga: 22 Kota Kabupaten di Jabar Dilanda Kekeringan

“Pemilik rumah begitu tahu ada babi hutan di dalam rumah langsung keluar untuk meminta tolong. Warga kemudian berhasil melumpuhkan babi hutan yang terpojok di dalam rumah,” bebernya.

Bambang mengungkapkan, konflik antara hewan liar dan warga ini bukan kali pertama terjadi.

Siklus tahunan turunnya babi hutan ke pemukiman warga dimulai pada Juli, yakni saat musim kemarau tiba.

“Saat musim kemarau mata air di hutan banyak yang mengering, sehingga hewan liar seperti babi dan kera turun ke permukiman yang dekat dengan sumber mata air,” ujarnya.

Fenomena turunnya hewan liar ke permukiman juga dikarenakan habitat yang mulai menyusut.

Baca juga: Padi Ladang Tahan Kekeringan Ditanam di Gorontalo

 

Untuk membatasi ruang gerak hewan di batas permukiman, kepolisian bekerjasama dengan Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) melakukan kegiatan berburu babi hutan di sekitar ladang.

“Sebelum berburu perangkat desa harus memberikan imbauan kepada warga agar tidak ke ladang, untuk antisipasi peluru nyasar,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Regional
Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Regional
Mobil Mewah Dedi Mulyadi Rusak Parah karena Ditenggelamkan, Direparasi oleh Montir Lulusan SD

Mobil Mewah Dedi Mulyadi Rusak Parah karena Ditenggelamkan, Direparasi oleh Montir Lulusan SD

Regional
Update Covid-19 di Riau, Bertambah 111 Kasus, 2 Orang Meninggal

Update Covid-19 di Riau, Bertambah 111 Kasus, 2 Orang Meninggal

Regional
Kamis Ini, Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Kepri Dilantik

Kamis Ini, Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Kepri Dilantik

Regional
136 Napi dan 16 Petugas di Tenggarong Positif Covid-19 Diduga karena Lapas Over Kapasitas

136 Napi dan 16 Petugas di Tenggarong Positif Covid-19 Diduga karena Lapas Over Kapasitas

Regional
Surplus Beras Tiap Tahun, Pj Gubernur Kalsel Usulkan Jalur Logistik Pangan untuk Ibu Kota Baru

Surplus Beras Tiap Tahun, Pj Gubernur Kalsel Usulkan Jalur Logistik Pangan untuk Ibu Kota Baru

Regional
Dua WNA Asal Pakistan dan Yaman Pemilik 821 Kilogram Sabu Divonis Mati

Dua WNA Asal Pakistan dan Yaman Pemilik 821 Kilogram Sabu Divonis Mati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X