Sel Setya Novanto Lebih Besar dari Napi Lain, Ini Kata Kakanwil Jabar

Kompas.com - 17/09/2018, 15:40 WIB
Kalapas Sukamiskin, Tejo Herwanto tengah menjelaskan soal kamar lapas Setya Novanto Lebih Besar dibanding kamar tahanan lainnya di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (17/9/2018). KOMPAS.com/AGIE PERMADIKalapas Sukamiskin, Tejo Herwanto tengah menjelaskan soal kamar lapas Setya Novanto Lebih Besar dibanding kamar tahanan lainnya di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (17/9/2018).

Hal tersebut terdiri dari masa orientasi, tahap sepertiga, setengah, dan dua pertiga, hingga sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Awalnya, narapidana yang baru masuk Lapas Kelas I Sukamiskin akan ditempatkan di kamar masa orientasi yang berlokasi di utara bawah Lapas Sukamiskin.

"Mereka dipindahkan ke kamar yang tidak begitu kecil dan tidak dalam tahapan yang tidak begitu ketat," ujarnya.

Usai masa orientasi, narapidana tersebut kemudian masuk dalam proses sidang TPP.

"Jadi penempatan itu ada di sidang TPP, yang dilihat pertama kesehatan, bakat, minat, usia, dan pengalaman pidana," ujarnya.

Begitu pun yang terjadi pada penempatan Setya Novanto di sel tipe besar. Yang bersangkutan di kamar sedang dan besar dimungkinkan karena berdasarkan lama pidana.

Tejo menegaskan, saat ini yang menempati kamar besar dan kecil di Lapas Sukamiskin bukan hanya napi tindak pidana korupsi, namun napi pidana umum.

"Sekarang kamar sedang dan besar tidak hanya ditempati oleh tipikor, tapi juga terpidana umum," katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X