Siang Ini, MK Putuskan Sengketa Pilkada Mimika, TNI-Polri Siaga Satu - Kompas.com

Siang Ini, MK Putuskan Sengketa Pilkada Mimika, TNI-Polri Siaga Satu

Kompas.com - 17/09/2018, 09:13 WIB
BKO Brimob Nusa Tenggara Barat (NTB) usai mengikuti apel siaga jelang MK putuskan hasil sengketa Pilkada Mimika, Seni (17/9/2018)KOMPAS.com/Irsul Panca Aditra BKO Brimob Nusa Tenggara Barat (NTB) usai mengikuti apel siaga jelang MK putuskan hasil sengketa Pilkada Mimika, Seni (17/9/2018)

TIMIKA, KOMPAS.com - Aparat gabungan TNI-Polri mulai ditempatkan di sejumlah titik di Kota Timika untuk mengantisipasi putusan sengketa Pilkada Mimika di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (17/9/2018).

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto menyatakan status siaga satu untuk Kabupaten Mimika jelang putusan MK tersebut.

Sebanyak 360 personel diterjunkan, terdiri dari 260 personel kepolisian dan 100 personel TNI. Personel kepolisian ini berasal dari Polres Mimika dan Polsek jajaran, Brimob Yon B Polda Papua serta BKO Brimob Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sedangkan dari TNI terdiri dari personel Kodim 1710 Mimika dan sejumlah satuan TNI yang ada di Mimika.

Selain mengamankan kantor KPU dan Bawaslu, ratusan personel ini akan disebar di sejumlah titik di Kota Timika untuk mengantisipasi pergerakan massa dari pasangan calon. Selain itu, patroli keliling Kota Timika juga dilakukan.

"Hari ini secara kewilayahan kami nyatakan siaga satu jelang putusan MK," kata AKBP Agung kepada wartawan usai apel siaga di kantor Pelayanan Polres Mimika, Senin pagi.

Baca juga: 4 Komisioner KPU Mimika Diberhentikan

Menurut AKBP Agung, hingga kini situasi Mimika secara keseluruhan aman dan kondusif. Untuk itu, kepada masyarakat khususnya massa pendukung calon agar tetap menjaga situasi ini.

Selain itu, pihak kepolisian juga hingga kini belum menerima informasi akan adanya unjuk rasa massa pendukung masing-masing calon ketika pembacaan putusan MK di Jakarta.

Meski begitu, pihak kepolisian dan TNI tetap melakukan antisipasi dengan memonitor segala perkembangan situasi.

"Sejauh ini situasi Mimika masih aman dan kondusif, tidak ada kumpul-kumpul massa," kata dia.

Agung juga meminta massa pendukung calon untuk tidak membuat suatu tindakan anarkistis yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain pasca-putusan MK. Sebab, keputusan ini sudah final.

"Bila ada hal yang tidak sesuai, maka harus ditempuh dengan jalur hukum. Kita harus hargai putusan MK karena ini sudah final. Siapapun yang terpilih itu kado dari Tuhan. Dan, ke depannya mari kita bangun Mimika bersama-sama," imbuh dia.

Pilkada Mimika yang digelar pada 21 Juni lalu diikuti tujuh pasangan calon, yaitu Petrus Yanwarin-Alpius Edoway, Robertus Waropea-Albert Bolang, Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra, Hans Magal-Abdul Muis, Maria Florida Kotorok-Yustus Way, Eltinus Omaleng-Johannes Rettob dan Philipus B Wakerkwa-H Basri.

Rapat pleno penetapan perolehan suara pada 29 Juni hingga 30 Juni yang digelar KPU Mimika di Graha Eme Meme Yauware menetapkan, pasangan Eltinus Omaleng-Johannes Rettob (Omtob) unggul dengan memperoleh 60.513 suara diikuti pasangan Hans Magal-Abdul Muis dan Wilhelmus Pigai- Allo Rafra.

Baca juga: Senin Dini Hari, KPU Mimika Baru Selesaikan Pleno Hasil Pilkada Papua

Pasangan Omtob ini satu-satunya pasangan calon yang diusung dari partai politik. Elitinus Omaleng sendiri merupakan bupati petahana. Sedangkan 6 pasangan calon lainnya maju melalui jalur independen.

Pasca-pleno tersebut, 5 pasangan calon yaitu Petrus Yanwarin-Alpius Edoway, Robertus Waropea-Albert Bolang, Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra, Hans Magal-Abdul Muis, dan Philipus B Wakerkwa-H Basri kemudian menggugat KPU setempat di MK.

Mereka menggugat KPU Mimika, salah satunya soal Kelompok Panitia Pemilihan Suara (KPPS) di 8 distrik yang tidak memiliki surat keputusan (SK) untuk menyelenggarakan pemungutan suara, sehingga dinilai tidak sah.

Sidang putusan MK terkait sengketa Pilkada Mimika ini direncanakan akan berlangsung di Jakarta siang ini pukul 14.00 WIB atau 16.00 WIT.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Di Gresik, Bayar SIM dan SKCK Bisa Pakai Uang Elektronik

Di Gresik, Bayar SIM dan SKCK Bisa Pakai Uang Elektronik

Regional
Menuju Indonesia 4.0 dan Membangun Budaya Penelitian Generasi Milenial

Menuju Indonesia 4.0 dan Membangun Budaya Penelitian Generasi Milenial

Edukasi
BNNP DKI Amankan 6 Orang Penghuni Rusun Jatinegara yang Pakai Narkoba

BNNP DKI Amankan 6 Orang Penghuni Rusun Jatinegara yang Pakai Narkoba

Megapolitan
Pemerintah Negosiasi Ulang Pengembangan Jet Tempur KFX/IFX dengan Korsel

Pemerintah Negosiasi Ulang Pengembangan Jet Tempur KFX/IFX dengan Korsel

Nasional
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemensetneg Ditunda

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemensetneg Ditunda

Nasional
Anggaran untuk Bangun Rusunami DP 0 Rupiah di Cilangkap Rp 350 Miliar

Anggaran untuk Bangun Rusunami DP 0 Rupiah di Cilangkap Rp 350 Miliar

Megapolitan
Berfoto dengan Kontestan Israel, Gelar Miss Earth Lebanon Dicopot

Berfoto dengan Kontestan Israel, Gelar Miss Earth Lebanon Dicopot

Internasional
Kisah Pasukan Oranye Jual Stiker demi Membantu Korban Gempa Sulawesi Tengah...

Kisah Pasukan Oranye Jual Stiker demi Membantu Korban Gempa Sulawesi Tengah...

Megapolitan
Saksikan Rekonstruksi, Ketua DPR Pastikan Tembakan Peluru karena Ketidaksengajaan

Saksikan Rekonstruksi, Ketua DPR Pastikan Tembakan Peluru karena Ketidaksengajaan

Nasional
Transjakarta Buka Rute Baru dari Stasiun Tanah Abang ke Stasiun Gondangdia

Transjakarta Buka Rute Baru dari Stasiun Tanah Abang ke Stasiun Gondangdia

Megapolitan
Kepala Lapas Pamekasan: Saat Pembalut Dibuka, Ternyata Isinya Handphone...

Kepala Lapas Pamekasan: Saat Pembalut Dibuka, Ternyata Isinya Handphone...

Regional
Rusunami DP 0 Rupiah di Cilangkap Dibangun April 2019, Totalnya 900 Unit

Rusunami DP 0 Rupiah di Cilangkap Dibangun April 2019, Totalnya 900 Unit

Megapolitan
Eddy Soeparno: PAN Harus Kuat di Legislatif agar Pemerintahan Prabowo Efektif

Eddy Soeparno: PAN Harus Kuat di Legislatif agar Pemerintahan Prabowo Efektif

Nasional
Bupati Asmat Kirim Kontingen ke Pesparani Katolik Nasional Pertama di Ambon

Bupati Asmat Kirim Kontingen ke Pesparani Katolik Nasional Pertama di Ambon

Regional
Palang Merah Italia Gelar Konser Amal, Bantu Korban Bencana di Sulteng

Palang Merah Italia Gelar Konser Amal, Bantu Korban Bencana di Sulteng

Internasional
Close Ads X