Nurdin Abdullah: Saya Dukung Jokowi, Tapi Tak Bisa Targetkan Kemenangan

Kompas.com - 17/09/2018, 05:32 WIB
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah membawakan sambutannya dalam acara deklarasi Pemilu 2019 damai di car free day Anjungan Pantai Losari,  Makassar, Minggu (16/9/2018) pagi. KOMPAS.com/Hendra Cipto Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah membawakan sambutannya dalam acara deklarasi Pemilu 2019 damai di car free day Anjungan Pantai Losari, Makassar, Minggu (16/9/2018) pagi.

MAKASSAR, KOMPAS.com — Prof Dr Nurdin Abdullah yang kini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan menegaskan, secara pribadi ia mendukung Joko Widodo (Jokowi) kembali sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Secara pribadi, saya kan punya hak pilih. Sudah jelas, saya dukung Pak Jokowi sebagai presiden dua periode. Saya sudah kenal lama dengan Pak Jokowi, sama-sama dulu di kehutanan,” kata Nurdin seusai menghadiri deklarasi Pemilu 2019 Damai di car free day Anjungan Pantai Losari, Makassar, Minggu (16/9/2018).

Meski mendukung Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang, Nurdin tetap tidak menjelek-jelekkan calon lainnya.

Walau menegaskan dukungannya kepada Jokowi, dia juga tidak menargetkan kemenangan di Sulsel.


“Saya memang mendukung Pak Jokowi, tapi tidak bisa menargetkan kemenangan. Beda, kan, mendukung dengan memenangkan,” tandasnya.

Baca juga: Nurdin Abdullah: Saya Jujur Saja, Saya Sudah Bersama Pak Jokowi...

Nurdin menyatakan dukungannya terhadap Jokowi karena Jokowi sosok sederhana sejak dahulu hingga menjadi Presiden RI. Jokowi pun selama menjabat sebagai presiden dikenal sangat peduli kepada rakyat kecil.

“Pak Jokowi itu tidak ada nafsu kekuasaan, dia hanya punya nafsu pengabdian kepada rakyat dan negara,” tambahnya.

Baca juga: Nurdin Abdullah: Banyak Penyimpangan di APBD Sulsel, Termasuk Proyek CPI



Terkini Lainnya

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional
Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Regional
5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

Regional
Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Regional
Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Regional
Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Regional
Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Regional
Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Regional

Close Ads X