Ribuan Pendekar Ikut Amankan Suran Agung di Madiun

Kompas.com - 15/09/2018, 08:48 WIB
Para pendekar Madiun mendapatkan penghargaan dari Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya karena ikut serta mengamankan jalannya perayaan satu suro hingga berlangsung kondusif.Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi Para pendekar Madiun mendapatkan penghargaan dari Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya karena ikut serta mengamankan jalannya perayaan satu suro hingga berlangsung kondusif.

MADIUN, KOMPAS.com — Ribuan pendekar akan dilibatkan dalam pengamanan bersama aparat kepolisian saat perhelatan Suron Agung di Madiun.

"Para pendekar yang terlibat dalam pengamanan tidak hanya satu perguruan saja. Tetapi seluruh perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI di Madiun," ujar Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya kepada Kompas.com, Sabtu ( 15/9/2018).

Ribuan pendekar di Madiun menggelar tradisi Suran Agung setiap tahunnya saat pergantian tahun baru Islam. Rangkaian tradisi Suran Agung mulai dari ziarah makam leluhur hingga bertatap muka dengan sesepuh pendekar.


Menurut Made, jajarannya sudah menyiapkan pola pengamanan bersama para pendekar saat kegiatan Suran Agung berlangsung di Kota Madiun. Rencananya Suran Agung akan digelar Minggu (23/9/2018) mendatang.

Sebelum Suran Agung, salah satu perguruan pencak silat juga menggelar acara terbatas saat pergantian tahun baru Islam, Senin (11/9/2018) lalu.

Made mengatakan, perhelatan malam satu suro berlangsung aman. Untuk itu ia memberikan penghargaan bagi ketua ranting dan pamter dari PSHT yang membantu polisi mengamankan perayaan malam satu suro.

"Kami memberikan reward kepada ketua ranting dan pamter psht se kabupaten madiun. Ini bentuk apresiasi polres madiun kepada ketua ranting dan pamter karena sudah mengedepankan fungsi kepolisian sebagai pam swakarsa saat mengamankan kegiatan satu suro atau pergantian tahun baru Islam 1440 hijriah dengan hasil kondusif," kata Made.

Tak hanya itu, hadiah berupa piagam penghargaan diharapkan dapat memotivasi perguran pencak silat untuk menjaga wilayah masing-masing saat perhelatan Suran Agung berlangsung.

"Tahun ini baru kami berikan karena peran luar biasa ketua ranting dan pamter di masing-masing wilayahnya. Harapan kami dapat memotivasi perguruan pencak silat lainnya," tutur Made.




Close Ads X