Tanpa Voting, Risma Terpilih Jadi Presiden Asosiasi Pemerintah Kota dan Daerah Se-Asia Pasifik

Kompas.com - 14/09/2018, 19:28 WIB
Wali Kota Surabaya Tri RismahariniPemkot Surabaya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terpilih sebagai Presiden United Cities Local Government Asia-Pacific (UCLG-ASPAC) periode 2018-2020 tanpa melalui mekanisme voting.

Para delegasi pemerintah kota se-Asia Pasifik hanya mengusulkan satu nominasi. Pemilihan yang berlangsung Jumat (14/9/2018) pukul 16.00 berlangsung singkat.

Sekjen UCLG-ASPAC Bernadia Irawati Tjandradewi menyampaikan, dari usulan anggota memang hanya ada satu nominasi, yakni Risma.

"Jadi mudah pemilihannya karena enggak ada voting," ucap Bernadia di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jumat (14/9/2018).

Baca juga: Anies: Saya Ikut Dukung Bu Risma, Semoga Sukses...

Menurut Bernadia, dirinya memang berusaha menghindari voting karena Asia Pasifik selalu harmoni dan lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

"Musyawarah mufakat ini kan tradisi indonesia. Budaya seperti itu tidak ada di level dunia. Kalau dunia ya voting," tuturnya.

Alasan para delegasi memilih Risma, lanjut dia, karena sudah banyak yang mengetahui kineja Risma selama memimpin Surabaya delapan terakhir.

"Karena memang kinerja bu Risma sudah terkenal. Orang banyak tahu perbaikan di Surabaya. Inilah kenapa para delegasi menominasikan bu Risma," ucap Bernadia.

Baca juga: 4 Fakta Terkait Gebrakan Ridwan Kamil Usai Menjabat Gubernur Jawa Barat

Terpilih sebagai Presiden UCLG-ASPAC periode 2018-2020, Risma mengaku akan memberikan semua pengalaman yang dia miliki selama ini.

"Saya ingin di sisa terakhir menjabat wali kota, saya bisa berbagi untuk daerah lain (Asia-Pasifik). Terutama kota-kota lain yang memang membutuhkan bantuan," ujar Risma.

"Aku enggak tahu proses ini. Aku enggak minta dan juga enggak kampanye. Mungkin mereka percaya, ya sudah saya juga pingin membantu merekalah," pungkasnya.



Close Ads X