Kompas.com - 14/09/2018, 11:50 WIB
Limbah medis yang ditemukan di kawasan konservasi  mangrove di Dusun Sukamulya, RT 002 RW 002, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang diangkut ke penampungan sementara RS Budi Asih, Senin (11/9/2018). KOMPAS.com/Farida FarhanLimbah medis yang ditemukan di kawasan konservasi mangrove di Dusun Sukamulya, RT 002 RW 002, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang diangkut ke penampungan sementara RS Budi Asih, Senin (11/9/2018).

KARAWANG, KOMPAS.com - Unit Tipiter Satreskrim Polres Karawang mengamankan seorang yang diduga pelaku pembuangan limbah medis.

Limbah medis ini ditemukan di kawasan konservasi mangrove di Dusun Sukamulya, RT 002 RW 002, Desa Pusakajaya Utara, Kabupaten Karawang, Kamis (13/9/2018) sore.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengatakan, terduga pelaku pembuang limbah tersebut diamankan setelah polisi mendatangi kantor PT Mahardika Handal Sentosa (MHS) di Tangerang Selatan, selaku transpotter limbah medis RS Budi Asih, Kamis (13/8/2018).

"Kemarin sore kami sudah mengamankan seorang dalam kasus pembuangan limbah medis di kawasan mangrove beberapa waktu lalu," ujar Slamet ditemui di sela perayaan HUT Kabupaten Karawang ke-385, Jumat (14/9/2018).

Baca juga: 4 Fakta di Balik Tumpukan Kantong Plastik Limbah Medis di Karawang

Hanya saja, ia mengaku belum bisa memberikan informasi detail perihal pengamanan terduga pelaku tersebut, lantaran masih diselidiki secara intensif.

"Nanti saja setelah semua ada kepastian akan kami sampaikan semuanya. Saat ini beri waktu kami untuk melakukan pemeriksaan," bebernya.

Slamet mengatakan, pihaknya serius dan proaktif mengusut kasus tersebut, karena pembuangan limbah medis merupakan kejahatan serius.

Polisi hingga saat ini terus mencari bukti dan fakta baru di lapangan yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Diketahui, Polres Karawang telah memanggil enam saksi terkait kasus dugaan pembuangan limbah di media lingkungan, yakni warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP), pihak RS Budi Asih, dan pihak PT MHS.

Polisi juga telah meminta pendapat awal ahli. Hanya saja, saat itu pihak PT MHS tidak hadir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X