Harga Air Bersih Mahal, Warga Ambil Air dari Bekas Lubang Sumur Bor

Kompas.com - 14/09/2018, 11:16 WIB
Pariman (55), warga Dusun Baturturu, Desa Mertelu, Gedangsari, Gunungkidul, sedang mengambil air bersih dari bekas pipa sumur bor, Kamis (13/9/2018). KOMPAS.com/Markus YuwonoPariman (55), warga Dusun Baturturu, Desa Mertelu, Gedangsari, Gunungkidul, sedang mengambil air bersih dari bekas pipa sumur bor, Kamis (13/9/2018).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Selama ini, kekeringan identik dengan sisi selatan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Namun di sisi utara Gunungkidul, seperti Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, tidak banyak yang mengetahuinya.

Padahal, kekeringan juga terjadi di sana. Bahkan, harga air bersih melambung tinggi lantaran sulitnya akses ke sana. Selain berada di pegunungan, jalan menuju ke Desa Mertelu sempit.

Seperti di Dusun Baturturu, Desa Mertelu. Untuk menuju lokasi diperlukan keberanian ekstra. Sebab jalan berupa tanjakan itu, sebagian berupa jalan batu yang sudah diperhalus, jalan cor, dan jalan tanah. 

Baca juga: 22 Kota Kabupaten di Jabar Dilanda Kekeringan

Salah seorang warga Dusun Baturturu, Pariman (55) mengakui, harga air bersih ukuran 5.000 liter di sana mencapai Rp 350.000.

Air sebanyak itu bisa digunakan tiga minggu sampai sebulan. Harga ini cukup memberatkan buruh tani tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pariman mengungkapkan, tak semua sopir berani ke lokasi. Hanya mobil bagus dan sopir berpengalaman yang sanggup menuju lokasi.

"Maklum mas, kondisi jalan ke sini cukup sulit sehingga harganya mahal dibandingkan wilayah lainnya," katanya saat ditemui mengambil air di bekas sumur bor, Kamis (13/9/2018). 

Untuk mengurangi pengeluaran, warga memanfaatkan beberapa sumber air, seperti sumur warga area persawahan, bak penampungan yang biasa digunakan untuk menampung bantuan air, dan bekas sumur bor yang debitnya rendah sehingga hanya tersisa sedikit air.

Dari beberapa pilihan itu, warga banyak mengambil air di bekas sumur bor dengan diameter lubang 30 cm.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.