Remaja Aceh Dijual Jadi PSK di Malaysia, Jaringan "Human Trafficking" Diburu

Kompas.com - 13/09/2018, 16:15 WIB
Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK)Shutterstock Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Tim Polres Lhokseumawe terus memburu jaringan kasus perdagangan manusia (human trafficking) ke Medan, Sumatera Utara, dan Batam, Kepulauan Riau.

Perburuan itu sering ditangkapnya FA (29), warga Lhokseumawe yang menjadikan dua remaja asal kota itu, yakni NW (24) dan DY (20), sebagai pekerja seks komersil di Malaysia.

“Pemberkasan kasus ini terus berlanjut. Kami juga akan ke Imigrasi Batam dan Imigrasi Medan, tempat kedua paspor korban dibuat oleh pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe Iptu Riski Ardian, Kamis (13/9/2018).

Baca juga: Karyawati Bank Dibunuh di Lembang, Diketahui Setelah Sang Anak Menangis dengan Pakaian Berlumuran Darah

Dia menyebutkan, polisi juga memburu teman-teman pelaku dari kedua kota tersebut, sedangkan keterangan dari korban, lanjut Iptu Riski, terungkap di kamp penampungan Malaysia terdapat 10 warga Aceh yang dijadikan pekerja seks komersil.

Selain itu, 50 warga lainnya berasal dari seluruh provinsi di Indonesia. Kasus ini, menurut Riski, menjadi perhatian serius Polres Lhokseumawe.

“Kami imbau juga, korban yang sudah pulang ke Tanah Air untuk melapor sehingga kami bisa ungkap setuntas-tuntasnya,” ungkapnya.

Baca juga: Sandiaga Uno: Mohon Maaf kepada Pak Ridwan Kamil...

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap FA pada 7 September 2018. Wanita ini membawa kedua korban berangkat ke Malaysia lewat Batam, Kepulauan Riau.

Awalnya FA menjanjikan korban bekerja sebagai pelayan kafe. Setiba di Malaysia mereka dipaksa menjadi pekerja seks komersil. Beruntung keduanya berhasil kabur dan dideportasi ke Indonesia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Regional
Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Regional
Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Regional
Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Regional
Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Regional
Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Regional
Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Regional
5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

Regional
Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Regional
Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Regional
Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Regional
Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Regional
Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena 'Human Error'

Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena "Human Error"

Regional
Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Regional
Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Regional
Close Ads X